Beranda Kota Kupang Terbukti Korupsi, Dua Terdakwa Kasus ADD Manamas Divonis Berbeda

Terbukti Korupsi, Dua Terdakwa Kasus ADD Manamas Divonis Berbeda

6
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Kamis (06/02/2020) Pengadilan Tipikor Kupang kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi anggaran dana desa (ADD) di Desa Manamas, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara tahun 2017 – 2018 senilai Rp. 500 juta.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan ini dipimpin majelis hakim, Wari Juniati didampingi hakim anggota masing – masing Ikrarniekha Elamayawati Fau dan Gustaf Marpaung. Terdakwa Maximus Ellu Bobo (bendahara) dan Maximus Ellu (Kepala Desa) didampingi kuasa hukumnya, Luis Balun cs. Turut hadir JPU Kejari Kabupaten TTU, Noven Bulan, S. H, MH.

Dalam amar putusan, majelis hakim menegaskan bahwa kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan merugikan keuangan negara.

Untuk itu, terdakwa Maximus Ellu divonis selama 2 tahun 10 bulan penjara. Selain pidana penjara selama 2 tahun 10 bulan, terdakwa diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 50 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Terdakwa juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp. 3. 73 juta. Ditegaskan hakim, apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut maka seluruh harta akan disita untuk dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut dan apabila itu juga tidak mencukupi maka akan ditambah dengan 1 tahun kurungan.

Sedangkan untuk terdakwa Maximus Ellu Bobo majelis hakim menjatuhkan vonis selama 2 tahun 6 bulan penjara. Terdakwa juga diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 50 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Selain itu, kata hakim, terdakwa Maximus Ellu Bobo diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp. 72 juta. Dan, apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut satu bulan setelah putusan hakim berkekuatan hukum tetap maka seluruh harta akan disita untuk dilelang guna menutupi kerugian negara. Dan juga apabila itupun tidak mencukupi maka akan ditambah dengan pidana penjara selama 4 bulan.

” kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama – sama sehingga divonis selama 2 tahun 6 bulan untuk Maximus Ellu dan 2 tahun 4 bulan untuk maximus Ellu Bobo,” tegas Hakim.

Menurut majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang perbuatan kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 3 ayat 1 Jo Pasal 18 UU 31/99 sebagaimana diubah dan ditambah dengan undang – undang 2000/2001 jo pasal 55 ayat  1 ke 1 KUHP.

Luis Balun selaku kuasa hukum kedua terdakwa usai persidangan mengaku bahwa pihaknya menyatakan pikir – pikir atas putusan majelis hakim. Hal senada juga diungkapkan oleh JPU Kejari TTU, Noven Bulan, S. H, MH. Dirinya menyatakan pikir – pikir atas putusan hakim selama 7 hari.(che/RR.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here