Beranda Kota Kupang Kajari Belu Mengaku Siap Tuntaskan Kasus Lampu Sehen di Malaka

Kajari Belu Mengaku Siap Tuntaskan Kasus Lampu Sehen di Malaka

31
0
BERBAGI

Foto : Alfons G. Loe Mau

Kupang, Kriminal.co – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Belu, Alfons G. Loe Mau mengaku siap menangani kasus dugaan korupsi pengadaan lampu sehen senilai Rp. 7, 1 miliar di Kabupaten Malaka yang telah dilaporkan di Kejati NTT beberapa waktu lalu

Dirinya menegaskan bahwa jika memang kasus dugaan korupsi tersebut diserahkan kepada Kejari Kabupaten Belu, maka dirinya segera menindaklanjuti kasus itu.

“Saya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belu, selalu siap jika kasus itu diserahkan kepada Kejari Kabupaten Belu,” kata Kajari Kabupaten Belu, Alfons G. Loe Mau kepada wartawan, Jumat (07/02/2020) di Kejati NTT.

Menurutnya, jika diserahkan dalam waktu dekat oleh Kejati NTT maka dirinyapun segera mengambil sikap dengan menindaklanjuti laporan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI) terkait kasus itu di Kejati NTT.

“Saya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Belu, tinggal.menunggu perintah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT. Jika diserahkan maka saya langsung ambil sikap,” ucap Alfons.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H yang sebelumnya dikonfirmasi wartawan, menegaskan bahwa laporan tersebut diterima sejak beberapa waktu lalu.

Laporan tersebut, kata Abdul, diterima langsung oleh tim intelejen Kejati NTT, Yupiter Selan dari Ketua ARAKSI, Alfred Baun.

“Saat ini tim intelejen sedang meneliti laporan dari ARAKASI terkait adanya dugaan korupsi pengadaan lampu sehen di Kabupaten Malaka senilai Rp. 7, 1 miliar,” kata Abdul.

Usai meneliti laporan tersebut, lanjut Abdul, tim intelejen Kejati NTT akan membuat telaan atas laporan adanya dugaan korupsi pengadaan lampu sehen di Kabupaten Malaka.

Ditambahkan Abdul, jika hasil dari meneliti berkas ditemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara maka akan ditindaklanjuti pada tahap berikutnya.

“Yang jelas bahwa tim segera turun ke lapangan untuk dilakukan pengecekan secara langsung apakah benar laporan tersebut,” ujar Abdul.(che/RR.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here