Beranda Kota Kupang Tersangka Korupsi Ajukan Pra Peradilan, Ini Kata Kasi Intel Kejari Kota

Tersangka Korupsi Ajukan Pra Peradilan, Ini Kata Kasi Intel Kejari Kota

48
0
BERBAGI
Kupang, Kriminal.co – Johan Nggebu tersangka dalam kasus dugaan korupsi kredit fiktif pada Kantor Cabang Utama (KCU) Bank NTT Tahun 2018 senilai Rp. 5 miliar secara resmi mengajukan pra peradilan (Prapid).

Pra peradilan yang diajukan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang melalui kuasa hukum tersangka yakni Samuel David Adoe, S. H dan Bildad Torino Tohnat, S. H pada Senin (10/02/2020) lalu.

Tersangka melalui kuasa hukumnya mengajukan pra peradilan terhadap Kejari Kota Kupang dengan alasan bahwa penetapan dan penahanan terhadap tersangka dinilai sangatlah prematur.

Tim kuasa hukum tersangka menilai bahwa itu sangat prematur karena penetapan dan penahanan terhadap Johan Nggebu tidak memenuhi dua alat bukti yang cukup.

Terkait dengan hal itu, Kajari Kota Kupang, Oder Maks Sombu, S. H, MH melalui Kasi Intel Kejari Kota Kupang, Alboin Blegur kepada wartawan, Rabu (12/02/2020) menegaskan bahwa penetapan dan penahanan terhadap tersangka Johan Nggebu telah memenuhi dua alat bukti yang cukup bahkan lebih.

Alboin kembali menegaskan bahwa penetapan dan penahanan terhadap tersangka dilakukan oleh penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang karena dinilai telah cukup bukti sehingga layak untuk dijadikan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Kelas IIB Kupang.

“Jaksa tidak mungkin menetapkan seseorang sebagai tersangka tanpa alat bukti yang cukup. Yang jelas bahwa buktinya sudah cukup kuat,” kata Alboin.

Menurut Alboin, pra peradilan yang diajukan oleh tersangka melalui kuasa hukumnya merupakan hak dari tersangka dan itu telah diatur dalam KUHP.

“Wajar – wajar saja ajukan pra peradilan. Itu haknya tersangka sesuai dengan yang diatur didalam KUHP,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Alboin, tersangka bersama dengan kuasa hukum silakan membuktikan di PN Kelas IA Kupang jika memang penetapan dan penahanan terhadap tersangka tidak memiliki bukti yang cukup.

“Penetapan tersangka dan penahanan sudah sesuai dengan SOP dan penyidik.meyakini bahwa sudah cukup dua alat bukti,” tambah Alboin.(che/RR.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here