Beranda Sumba Bupati Bantah Intervensi Proyek Pasar Rakyat Waimangura

Bupati Bantah Intervensi Proyek Pasar Rakyat Waimangura

1647
0
BERBAGI
 JADI SAKSI : Bupati SBD, Markus Dairo Talu ketika diperiksa sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (8/3)
Kupang, kriminal.co – Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu membantah jika dirinya mengintervensi proyek pembangunan pasar rakyat Waimangura Kecamatan Waimangura Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) tahun 2015 senilai Rp 5 miliar.
“Saya tidak pernah lakukan intervensi kepada siapapun untuk proyek pasar Waimangura tahun 2015 senilai Rp 5 miliar dan kenyataannya proyek itu melalui proses lelang secara terbuka dan dimenangkan oleh PT. Nasional Jaya tanpa ada intervensi,” demikian ditegaskan Bupati SBD, Markus Dairo Talu ketika diperiksa sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (8/3).
Selain itu, kata saksi, bahwa dirinya sudah lama mengenal Roby Chandra namun bukan sebagai Direktur PT. Nasional Jaya. “Saya kenal Roby Chandra sudah lama tapi bukan sebagai Direktur PT. Nasional Jaya tapi sebagai ongko Borobudur,”ungkap saksi.
Saksi juga dalam keterangannya membantah jika dirinya memerintahkan Panitia ULP untuk melakukan pembayaran secara 100 persen kepada PT. Nssional Jaya dalam proyek pasar rakyat Waimangura sebesar Rp 5 miliar. Dan, dirinya tidak berwenang atas proyek tersebut karena dana proyek pasar Waimangura berasal dari APBN.
Dilanjutkan saksi, bahwa saat itu ada pertemuan di rumah jabatan Bupati SBD, namun pertemuan itu bukan untuk membahas atau menentukan pemenang dalam proyek pasar rakyat Waimangura Kecamatan Waimangura Kabupaten SBD.
“Saya tidak intervensi untuk tentukan pemenang proyek tetapi saat itu saya bilang lakukan proses lelang sesuai dengan aturan yang berlaku,”kata Markus Dairo Talu.
Dalam persidangan saksi juga mengaku bahwa dirinya pernah dihubungi Roby Chandra yang dikenal sebagai Ongko Borobudur, namun bukan berarti membicarakan proyek pasar rakyat Waimangura .
“Iya saya pernah dihubungi oleh Roby Chandra yang saya kenal Ongko Borobudur bukan Direktur PT. Nasional Jaya. Dan hubungi saya bukan untuk bicarakan proyek pasar rakyat Waimangura,”tegas Markus.
Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu diperiksa sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Kupang dipimpin.majelis hakim, Jemmy L. Tanjung didampingi hakim anggota, Ali Muhtarom dan Ibnu Kholiq. Terdakwa Roby Chandra didampingi kuasa hukumnya, Nikolas Ke Lomi dan Novan E. Manafe. Sedangkan terdakwa Didimus Ola Tokan didampingi kuasa hukumnya, Fransisko B. Bessi. Turut hadir JPU Kejari Waikabubak, Soleman Bola.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here