Beranda Kabupaten Kupang Kasus PDAM, Kepala BPKAD Kabupaten Kupang Diperiksa

Kasus PDAM, Kepala BPKAD Kabupaten Kupang Diperiksa

509
0
BERBAGI

Foto : Kris Patnawa

Kupang, Kriminal.co РKepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aser Daerah (BPKAD) Kabupaten Kupang, Kris Patnawa pekan kemarin diperiksa tim intelejen Kejati NTT.

Kris Patnawa diperiksa terkait dugaan korupsi pada pengelolaan jasa produksi dan gaji 13 pada PDAM Kabupaten Kupang.

Kepala BPKAD Kabupaten Kupang, Kris Patnawa yang dikonfirmasi wartawan, Senin (29/7) membenarkan pemeriksaan dirinya oleh Kejati NTT.

Dirinya mengakui bahwa diperiksa terkait kasus dugaan korupsi jasa produksi dan gaji 13 pada PDAM Kabupaten Kupang.

“Iya benar. Saya diperiksa penyidik soal gaji 13 dan jasa produksi pada PDAM Kabupaten Kupang ” terang Kris.

Dijelaskannya, dirinya diperiksa kurang lebih tiga jam lamanya oleh penyidik Kejati NTT terkait jasa produksi dan gaji 13 pada PDAM Kabupaten Kupang.

Ditegaskan Kris, selama dirinya bertugas di BPKAD Kabupaten Kupang sejak tahun 2016 lalu, PDAM Kabupaten Kupang tidak pernah melakukan penyetoran ke kas daerah.

“Sejak tahun 2016 saya bertugas di BPKAD Kabupaten Kupang. PDAM Kabupaten Kupang tidak pernah setor ke kas daerah,” terang Kris.

Terpisah, Johannis Ottemoesoe mantan Dirut PDAM Kabupaten Kupang mengaku bahwa dirinya pernah melakukan penyetoran ke kas daerah senilai Rp. 400 juta pada tahun 2014 lalu.

Diakuinya, bahwa sejak beberapa tahun terakhir tidak dilakukan penyetoran ke kas daerah karena realisasi tidak mencapai 80 persen berdasarkan jumlah pengguna jasa PDAM.

“Tahun 2014 saya pernah setor Rp. 400 juta setelah itu tidak lagi setor. Karena kalau setor realisasi harus 80 persen dari jumlah pengguna,” kata Ottemoesoe.

Namun, lanjutnya, selama tidak dilakukan penyetoran ke kas daerah laba dari PDAM disimpan pada kas PDAM Kabupaten Kupang.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here