Beranda Alor Kasus Korupsi di Alor, Diduga Libatkan Anggota DPRD

Kasus Korupsi di Alor, Diduga Libatkan Anggota DPRD

445
0
BERBAGI

Foto :Abdul Hakim, S. H 

Kupang, Kriminal.co – Kasus suap senilai Rp. 500 juta yang di duga melibatkan anggota DPRD Kabupaten Alor kini telah ditingkatkan ke penyidikan oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Alor.

Peningkatan status dari penyelidikan menjadi penyidikan berdasarkan surat perintah penyidikan (Sprindik) yang telah dikeluarkan oleh Kejari Kabupaten Alor pada beberapa waktu lalu.

Demikian diungkapkan Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H yang ditemui di Kantor Kejati NTT, Jumat (16/8) lalu.

Dijelaskannya, kasus dugaan suap yang melibatkan Ahmad Maro dan juga diduga kuat melibatkan puluhan anggota DPRD Kabupaten Alor ini merupakan penyidikan umum.

Namun, katanya, saat ini baru satu orang yakni Ahmad Maro yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Kabupaten Alor dan kini sedang menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor Kupang.

Ditegaskan Abdul, dalam dakwaan JPU Kejari Kabupaten Alor untuk terdakwa Ahmad Maro disebutkan bahwa turut bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus suap senilai Rp. 500 juta.

“Dalam dakwaan sudah jelas bahwa Ahmad Maro turut bersama – sama melakukan tindak pidana korupsi suap senilai Rp. 500 juta,” tegas Abdul.

Untuk itu, lanjutnya, tim Kejati NTT bakal melakukan supervisi dan akan dipertanyakan kepada Kejari Kabupaten Alor alasan belum ditetapkannya oknum anggota DPRD Kabupaten Alor.

“Akan ada tim yang nanti turun ke Kejari Kabupaten Alor untuk tanyakan alasan kepada pidsus kenapa anggota DPRD Kabupaten Alor belum jadi tersangka,” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa, saat ini Ahmad Maro ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap senilai Rp. 500 juta kepada oknum anggota DPRD Kabupaten Alor.

Koordinator umum Badan Pengurus Kerukunan Mahasiswa Nusa Kenari (Kemahnuri) Kupang, Yohanis Lankari dalam orasinya di Kejati NTT, Jumat (16/8) dengan tegas mengatakan bahwa pemberian uang senilai Rp. 500 juta oleh Ahmad Maro berdasarkan perintah plt Sekda Kabupaten Alor.

Pemberian uang senilai Rp. 500 juta kepada anggota Banggar DPRD Kabupaten Alor diterima secara langsung oleh Seniriadin Nurdin Badu disaksikan oleh anggota DPDR Kabupaten Alor, Sulaiman Singhs, Mulyawan Djawa dan Yonathan Mokay untuk dibagikan kepada anggota Banggar DPRD Kabupaten Alor.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here