Beranda Alor Saksi Mengaku Uang Rp. 500 Juta Diterima Anggota DPRD

Saksi Mengaku Uang Rp. 500 Juta Diterima Anggota DPRD

266
0
BERBAGI

Beri keterangan : Mufaza Husna ketika memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (28/8).

Kupang, Kriminal.co – Rabu (28/8) Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang menggelar sidang kasus dugaan korupsi suap senilai Rp. 500 juta di Kabupaten Alor.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini dipimpin oleh ketua majelis hakim, Dju Jhonson Mira Mengi didampingi hakim anggota, Ari Prabowo dan Gustaf Marpaung. Terdakwa Ahmad Maro didampingi kuasa hukumnya, Edy Djaha, S. H cs. Turut hadir JPU Kejari Kabupaten Alor, Tezar dan Agustina K. Dekuanan, S. H.

Sidang kali ini JPU Kejari Kabupaten Alor menghadirkan pembantu bendahara, Mufaza Husna, Jou Ali, Dorsila Pulingomang, Eriano Timung, dan Fredik Donuisang.

Saksi Mufaza Husna dalam keterangannya menegaskan bahwa uang senilai Rp. 500 juta diterima oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Alor di ruang komisi Kantor DPRD Kabupaten Alor.

Dijelaskan saksi, uang senilai Rp. 500 juta itu atas permintaan Urbanus Bela dengan tujuan untuk diberikan kepada anggota DPRD Kabupaten Alor.

Menurut saksi, tujuan pemberian uang senilai Rp. 500 juta itu dengan tujuan agar mempercepat proses sidang paripurna dan penetapan APBD Kabupaten Alor.

“Saya disuruh untuk ambil uang Rp. 500 juta dan serahkan ke anggota DPRD Kabupaten Alor untuk percepat sidang paripurna dan penetapan APBD,” kata saksi.

Ditambahkan Husna, setelah pemberian uang senilai Rp. 500 juta, sidang paripurna tidak lagi molor dan dilakukan penetapan APBD Kabupaten Alor.

Ditegaskan saksi, saat penyerahan uang senilai Rp. 500 juta di ruang komisi disaksikan oleh Urbanus Bela, Sulaiman Singh, Jonathan Mokay dan beberapa orang lainnya lagi.

“Uangnya saya serahkan di ruang komisi ada, Urbanus Bela, Jonathan Mokay, Sulaiman Singh,” tegas Husna.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here