Beranda Kota Kupang Empat Oknum Pegawai Bank NTT Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Empat Oknum Pegawai Bank NTT Jadi Tersangka Kasus Korupsi

92
0
BERBAGI

Foto : Max Oder Sombu

Kupang, Kriminal.co – Setelah menerima hasik perhitungan kerugian negara (PKN) dari BPKP Perwakilan NTT, tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang langsung menggelar ekspose (gelar perkara) kasus dugaan korupsi kredit fiktif pada KCU Bank NTT senilai Rp. 5 miliar.

Berdasarkan hasil gelar perkara di hadapan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang, Max Oder Sombu, tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang menetapkan enam (6) orang sebagai tersangka dan empat (4) orang diantaranya merupakan oknum.pegawai pada KCU Bank NTT.

Kajari Kota Kupang, Max Oder Sombu kepada wartawan, Senin (3/02/2020) menegaskan bahwa tim penyidik telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kredit fiktif senilai Rp. 5 miliar pada KCU Bank NTT Tahun 2018 lalu.

Ditegaskan Max, dari enam orang tersangka dalam kasus itu, empat orang diantaranya merupakan oknum.pegawai pada KCU Bank NTT yang masih aktif bekerja.

“Iya benar. Sudah ada penetapan tersangka dalam kasus itu. Totalnya mencapai enam orang, empat orang diantaranya pegawai pada KCU Bank NTT yang masih aktif,” tegas Max.

Disebutkan Max, selain empat orang oknum pada KCU Bank NTT yang ditetapkan sebagai tersangka, dua orang diantaranya merupakan pihak swasta yang terlibat dalam.proses kredit fiktif hingga Rp. 5 miliar.

“Dua tersangka lainnya dari enam orang itu merupakan pihak swasta yang terlibat langsung dalam.proses kredit itu,” sebut Max.

Ketika ditanya siapa – siapa tersangka itu, Max Oder Sombu mengatakan bahwa untuk saat ini dirinys belum bisa menyebutkan oknum – oknum tersebut karena ditakutkan akan menghindari panggilan.

“Saya belum bisa sebuat siapa – siapa yang jadi tersangka karena takut tidak datang nantinya saat dipanggil. Tapi yang jelas bahwa mereka pasti ditahan nantinya,” tegas Max.

Ditambahkan Max, berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara (PKN) dari BPKP Perwakilan NTT yang diterima tanggal 3 Januari 2020 itu, negara mengalami kerugian keuangan hingga Rp. 4, 2 miliar.

“Sesuai hasil perhitungan BPKP NTT negara rugi mencapai Rp. 4, 2 miliar dalam kasus kredit fiktif pada KCU Bank NTT,” ujar Max.(che/RR.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here