Beranda Kota Kupang Divonis 1 Tahun Penjara, Kadis PU TTS Hanya Jadi Tahanan Kota

Divonis 1 Tahun Penjara, Kadis PU TTS Hanya Jadi Tahanan Kota

144
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang tidak menahan atau memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timot Tengah Selatan (TTS) untuk segera menahan terdakwa kasus korupsi pembangunan Embung Mnela Lete di Desa Mnela Lete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS Tahun 2015 senilai Rp. 756 juta, Samuel A. Nggebu mantan Kadis PU TTS.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang “melepas” terdakwa tanpa perintah yang jelas kepada JPU Kejari Kabupaten TTS untuk kembali menahan terdakwa yang divonis selama 1 tahun penjara di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kupang meskipun dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi.

Sebelumnya, Mantan Kadis PU Kabupaten TTS ini menjadi tahanan kota setelah dinyatakan sakit oleh tim dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan terdakwa. Terdakwa divonis bersalah dan dihukum selama 1 tahun dan membayar denda sebesar Rp. 50 juta subsidair 1 bulan kurungan.

Ketua Divisi Anti Korupsi PIAR NTT, Paul Sinalaeloe ketika dikonfirmasi mengenai ketidakjelasan putusan hakim itu dirinya menegaskan bahwa majelis hakim yang mengadili dan memutuskan perkara itu tidak menjalankan KUHAP Pasal 197 ayat 1 huruf K.

Dijelaskan Paul, yang mana dalam pasal 197 ayat 1 huruf k menyatakan bahwa perintah supaya terdakwa tetap ditahan atau tetap berada dalam tahanan atau dibebaskan.

Menurut Paul, jika hakim memutuskan suatu perkara dimana tidak memenuhi syarat dari pasal 197 ayat 1 huruf a hingga l maka putusan tersebut dinyatakan batal demi hukum.

Ditambahkan Paul, putusan yang batal demi hukum putusan yang sejak semula dijatuhkan, putusan itu dianggap tidak pernah ada, tidak mempunyai kekuatan dan akibat hukum serta tidak memiliki daya eksekusi.

Paul kembali menegaskan bahwa ketika suatu putusan tidak sesuai dengan amanah pasal 197 ayat 1 KUHAP maka sesuai  amanat pasal 197 ayat 2 KUHAP harus batal demi hukum.

Untuk itu, lanjut Paul, JPU Kejari Kabupaten TTS harus meminta fatwa dari Mahkama Agung (MA) RI terkait putusan hakim Pengadilan Tipikor Kupang untuk bisa melakukan eksekusi terhadap Mantan Kadis PU TTS, Samuel A. Nggebu yang divonis selama 1 tahun penjara.(che/RR.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here