Beranda Kota Kupang Bank NTT Terapkan System Core Banking

Bank NTT Terapkan System Core Banking

35
0
BERBAGI

Foto : Johanis Landu Praing

Kupang, Kriminal.co – Bank NTT terus berinovasi untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kepada masyarakat NTT meski di tengah pandemi Covid-19. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah System Core Banking yang baru dengan tajuk T24 Bank NTT yang telah resmi digunakan Bank NTT terhitung sejak Senin 11 Mei 2020.

Direktur Umum Bank NTT, Johanis Landu Praing, SE, MM kepada wartawan, Kamis (14/5/2020) menjelaskan, langkah strategis ini menjadi fondasi transformasi teknologi Bank NTT untuk meningkatkan layanan perbankan yang dapat diakses nasabah maupun masyarakat di mana dan kapan saja.

“Sistem aplikasi ini merupakan aplikasi inti perbankan berstandar dunia yang dipakai lebih dari 2000 bank di seluruh dunia dengan fitur regulasi yang terintegrasi dan lengkap seperti Antasena, Apolo, PSAK 71, APUPPT, dll dan telah mengikuti aturan dan regulasi/roadmap arahan regulasi perbankan (OJK dan BI) serta data center Tier tertinggi di Indonesia (Tier IV),” sebut Johanis.

Dikatakannya, dengan T24, Bank NTT berharap semakin memperkuat Bank NTT sebagai salah satu bank digital di Indonesia serta menjamin sistem informasi dan teknologi (IT) dan ready for the future/siap menghadapi masa depan.

“Ini adalah pencapaian yang membanggakan bagi Bank NTT karena peralihan System Core Banking dilakukan secara serentak di seluruh kantor cabang di Provinsi NTT dan Surabaya yang memiliki 2 perbedaan waktu. Hal ini merupakan migrasi big bang yang pertama kali di dilakukan oleh Bank NTT serta dilakukan pada 250 kantor Bank NTT,” jelas Johanis.

Ia menjelaskan, tujuan penggantian sistem ini untuk meningkatkan pelayanan Bank NTT kepada nasabah terutama dalam hal proses otomasi, tata kelola dan pengamanan serta mempersipakan Bank NTT menjadi Bank Devisa dan bank yang siap menghadapi tantangan Indonesia 4.0 serta Bank NTT dapat menjadi Anchor Bank bagi pelaku financial dan fintech di Provinsi NTT.

“Bank NTT telah melakukan proses migrasi sistem ini selama 8 bulan dengan 3 tahapan yang mengikuti Best Practice yakni Persiapan Sistem, Data Migrasi dan Go Live. Masing-masing tahapan tersebut telah dilakukan pengujian dan pengecekan data secara menyeluruh serta pelaksanaan Go Live dilakukan dengan sistem Downtime yang minimum yaitu hanya 8 jam,” katanya.

Ia juga menyebutkan, banyak peluang dan dampak positif terhadap perjalanan bisnis Bank NTT ke depan dengan System Core Banking yang baru ini. Disebutkan, perseroan semakin siap mengembangkan produk dan layanan digital serta memungkinkan terus memberikan inovasi dan solusi yang bukan hanya sesuai kebutuhan nasabah tapi “Exceeding Customers needs/ (melebihi kebutuhan nasabah).

Selain itu, kata dia, inisiatif ini juga mendorong upaya Bank NTT meningkatkan efisiensi guna memenangkan persaingan di industri perbankan yang semakin ketat. “Pencapaian yang sekaligus menjadi tonggak perubahan System Core Banking bank milik Pemerintah Daerah Provinsi/Kota/ Kabupaten di NTT ini, menjadi bukti konsistensi Bank NTT terus berinovasi sebagai komitmen untuk berperan dalam kancah perbankan nasional dan mengabdi pada negeri,” jelasnya.

Ditambahkan Johanis, Bank NTT menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholders atas dukungan yang telah diberikan sekaligus permohonan maaf kepada nasabah atas ketidaknyamanan selama berlangsungnya proses peningkatan layanan ini.(che/RR.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here