Beranda Alor Penyidik Kejari Alor Tahap II Kasus Dana BOS SDI Negeri Kopa

Penyidik Kejari Alor Tahap II Kasus Dana BOS SDI Negeri Kopa

14
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Rabu (23/9/2020) penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Alor melakukan tahap II, kasus dugaan korupsi penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) Tahun 2015 – 2017 Sekolah Dasar Negeri Kopa, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor dengan tersangka Herlina Yuliana Malaikosa mantan Kepsek SDI Kopa.

Tahap II dilakukan penyidik ke tangan Penuntut Umum Kejari Kabupaten Alor, setelah berkas perkara dimyatakan lengkap (P – 21) oleh jaksa peneliti berkas Kejari Kabupaten Alor.

Demikian diungkapkan Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur(Kejati NTT), Abdul Hakim, S. H kepada wartawan, Rabu (23/9/2020) malam.

Dijelaskan Abdul, penyerahan tahap II ini dilakukan di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Alor oleh penyidik ke tangan Penuntut Umum Kejari Kabupaten Alor setelah berkas perkara dinyatakan lengkap.

Menurut Abdul, dalam penyerahan tahap II ini, penyidik Kejari Kabupaten Alor menyerahkan berkas perkara, barang bukti dan tersangka ke tangan penuntut umum Kejari Kabupaten Alor.

“Dalam tahap II, penyidik serahkan barang bukti, berkas perkara dan tersangka ke tangan penuntut umum Kejari Kabupaten Alor,” kata Abdul.

Ditambahkan Abdul, dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana BOS pada Sekolah Dasar Negeri Kopa, tahun 2015- 2017, negara mengalami kerugian keuangan negara hingga Rp. 153. 166. 100.

“Tersangka Herlina Yuliana Malaikosa merupakan mantan Kepala Sekolah pada Sekolah Dasar Negeri Kopa,” tambah Abdul.

Memurut Abdul, tersangka melanggar pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Dan, Pasal 3 Jo pasal 18 Uundang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP dan Kedua pasal 8 Jo pasal 18 UU no.31 thn 1999 sebagaimana diubah UU no.20 tahun 2001 tng Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 65 ayat(1) KUHP.

“Saat ini tersangka dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kabupaten Alor,” tutup Abdul.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here