Beranda Timor
12
0
BERBAGI
Jaksa Jangan Jadi Mesin Yang Menciptakan Ke

Kupang,  – Kamis (24/9/2020) Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Dr. Yulianto, S. H, MH menggelar rapat bersama dengan seluruh Bupati di seluruh NTT.

Rapat ini dilakukan guna memgantisipasi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan anggaran agar benar – benar maksimal sehingga adanya perbaikan ekonomi di provinsi NTT.
Kajati NTT, Dr. Yulianto, S. H, MH yang ditemui usai kegiatan menjelaskan bahwa tujuan dilakukan rapat bersama dengan seluruh Bupati se – NTT termasuk Walikota Kupang, agar penyerapan anggaran ini dilakukan dengan sebaik – baiknya dan secepat – cepatnya.
Selain itu, kata Yulianto, dalam kegiatan ini juga bertujuan agar menjelaskan kepada pengelola anggaran baik itu KPA, PPK dan Bupati, agar tidak lagi ragu serta takut dalam mengelola anggaran sehingga terserap dengan baik.
Dalam kesempatan ini juga, lanjut Kajati, dihadiri juga oleh pihak inspektorat sehingga baik inspektorat, Kejaksaan dan Bupati serta Walikota Kupang guna menyamakan persepsi sehingga tidak lagi ragu serta takut dalam mengelola dan penyerapan anggaran.
“Mereka ini ujung tombak sehingga tidak lagi ragu – ragu dalam mengelola dan melakukan penyerapan terhadap anggaran sehingga adanya peningkatan ekonomi,” kata mantan Kajari Waikabubak ini.
Ditegaskan Kajati NTT, untuk tingkat bawah jangan lagi takut dalam melakukan pengelolaan dan penyerapan anggaran demi kemajuan ekonomi di NTT. Dan, jangan lagi takut, karena jaksa tidak akan melakukan kriminalisasi terhadap mereka yang merupakan ujung tombak ini.
Kajati menjelaskan bahwa penyerapan yang sangat rendah, bukan karena ketidakmampuan dari para pengelola namun karena ketakutan dan keraguan yang melebihi sehingga penyerapan sangatlah rendah.
“Mereka ini karena ragu – ragu dan takut akan penegak hukum. Bukan karena tidak mampu tapi takut buat kebijakan yang dapat menimbulkan perbuatan melawan hukum,” terang Kajati.
Yulianto kembali menegaskan bahwa penegak hukum jangan menjadi mesin yang membuat para pejabat yang mengelola anggaran takut namun harus memberikan penerapan hukum yang baik sehingga para pejabat tidak lagi menjadi takut dalam mengelola amggaran.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here