Beranda Kota Kupang Kasus Rp. 66 Miliar, Kejati Tahan Anggota DPRD NTT Dari Partai Golkar

Kasus Rp. 66 Miliar, Kejati Tahan Anggota DPRD NTT Dari Partai Golkar

64
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Jonas Salean (JS) sekitar pukul 16 : 00 wita di tahan Kejaksaan Tinggi NTT.

Selain anggota DPRD NTT asal Partai Golongan Karya ini ditahan, Kejati NTT juga secara resmi menahan mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kupang, Thomas More.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Kejaksaan tinggi (Kejati) NTT terkait kasus dugaan korupsi bagi-bagi tanah di Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang dengan nilai kerugian negara Rp. 66. 643. 013. 677, 42.

“Penyidik telah usulkan untuk lakukan penahanan. Kami sepakat untuk lakukan penahanan,” tegas Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Dr. Yulianto kepada wartawan, Kamis (22/10/2020).

Dua tersangka itu akan ditahan selam 20 hari, dan bisa diperpanjang lagi selama 40 hari. Kala itu, Jonas Salean menjabat sebagai Walikota Kupang.

Sebelum ditahan JS dan TM menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejati NTT selama kurang lebih 3 jam, dengan  sejumlah pertanyaan dari penyidik Tipidsus Kejati NTT.

“Diperiksa sekitar 3 jam dengan 10 pertanyaan. Ini hanya pemeriksaan lanjutan,” kata Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H.

Usai jalani pemeriksaan, JS dan TM langsung digiring menunju mobil tahanan didampingi kuasa hukum dan petugas Kajati NTT.

Jonas enggan menjawab sejumlah pertanyaan wartawan dan menyerahkan ke kuasa hukum. JS dan TM akan menjalani masa penahanan di Rumah tahanan (Rutan) Penfui Kupang.

Kuasa Hukum JS, Yanto Ekon mengatakan pihaknya akan berkonsultasi dengan kliennya sebelum mengambil langkah hukum selanjutnya.

“Kami akan koordinasi dengan klien kami untuk mengambil langkah hukum lanjutan, seperti pra peradilan atau penangguhan penahanan,” tandasnya.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here