Beranda Timor Rugikan Negara Ratusan Juta, Jaksa Tahan Dua Mantan Pejabat

Rugikan Negara Ratusan Juta, Jaksa Tahan Dua Mantan Pejabat

204
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Senin (30/11/2020) tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menahan Lambertus Betty selaku Mantan Direktur Keuangan dan Administrasi serta Demetris Pitay mantan Direktur Operasional pada PD. Mutis Jaya.

Kedua mantan direktur itu ditetapkan dan dittahan dalam kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal Pemerintah Kabupaten TTS Tahun 2011 senilai Rp. 1, 2 miliar dengan nilai kerugian sebesar Rp. 607 juta.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Kabupaten TTS, Haryanto, S. H ketika dihubungi wartawan via hand phone (Hp) selulernya, Senin (30/11/2020).

Dijelaskan Haryanto, sebelum mantan pejabat pada PD. Mutis Jaya ditetapkan dan ditahan sebagai tersangka oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS, kedua tersangka diperiksa terlebih dahulu oleh penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS.

Dikatakan Haryanto, keduanya ditetapkan dan ditahan sebagai tersangka oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS berdasarkan dua alat bukti yang cukup, yabg dikantongi oleh penyidik Tipidsus.

“Keduanya ditetapkan dan ditahan sebagai tersangka karena dianggap layak dan pantas bertanggung jawab dalam perkara itu serta didukung dua alat bukti yang cukup,” jelas Haryanto.

Ditambahkan Kasi Intel Kejari TTS ini, sebelum kedua tersangka ditahan, kesehatannya diperiksa oleh medis. Dari hasil pemeriksaan medis, dinyatakan layak untuk dilakukan penahanan.

Ditegaskan Haryanto, dalam kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal dari Pemda Kabupaten TTS senilai Rp. 1, 2 miliar, negara mengalami kerugian keuangan hingga Rp. 607 juta.

Haryanto kembali menegaskan bahwa untuk sementara waktu tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS menetapkan dan menahan dua orang sebagai tersangka namun tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru lagi.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here