Beranda Flores Kasus Labuan Bajo, Diduga Libatkan Mantan Aparat Penegak Hukum

Kasus Labuan Bajo, Diduga Libatkan Mantan Aparat Penegak Hukum

112
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), tim penyidik Tipidsus Kejati NTT berhasil mengungkap fakta baru.

Fakta baru tersebut dimana, kasus dugaan korupsi dengan estimasi kerugian keuangan negara sebesar Rp. 3 triliun diduga melibatkan aparat penegak hukum yang telah berakhir massa tugasnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Dr. Yulianto, S. H, MH kepada wartawan, Jumat (08/01/2021) mengaku bahwa dalam kasus tersebut, melibatkan mantan aparat penegak hukum (pensiunan) di Kabupaten Manggarai Barat.

Ditegaskan Kajati, dugaan keterlibatan oknum tersebut dengan cara memalsukan sejumlah dokumen dalam proses jual beli tanah, sehingga diterbitkannya alas hak (sertifikat) atas tanah milik Pemda Kabupaten Manggarai Barat.

“Ada mantan aparat penegak hukum yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Dimana, oknum tersebut memalsukan sejumlah dokumen sehingga diterbitkannya alas hak atau sertifikat,” tegas Yulianto.

Dilanjutkan Yulianto, oknum mantan aparat penegak hukum tersebut telah diperiksa oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT beberapa waktu lalu di Kejari Kabupaten Manggarai Barat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan itu, kata Yulianto, oknum mantan aparat penegak hukum tersebut, mengakui jika dirinya memalsukan sejumlah dokumen untuk bisa diterbitkan alas hak (sertifikat) atas tanah milik Pemda Kabupaten Manggarai Barat.

“Oknum tersebut sudah diperiksa oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT dan diakui oleh oknum tersebut bahwa dirinya memalsukan dokumen untuk penerbitan alas hak atau sertifikat,” terang Kajati NTT.

Ditegaskan Yulianto, dalam waktu dekat tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT bakal menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

“Dalam waktu dekat, penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT sudah bisa tetapkan tersangka. Namun, untuk saat ini belum karena masih dilakukan pemeriksaan karena ditemukannya fakta baru dalam kasus itu,” sebut mantan Kajari Waikabubak ini.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here