Beranda Kota Kupang Soal Kasus Saksi Palsu, Ali Antonius Mulai Diperiksa Jaksa

Soal Kasus Saksi Palsu, Ali Antonius Mulai Diperiksa Jaksa

75
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Ali Antonius, S. H selaku pengacara Mantan Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH. Dula, Kamis (18/02/2021) mulai diperiksa tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT).

Ali Antonius diperiksa terkait kasus dugaan keterangan palsu di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang dalam sidang pra peradilan (Prapid) Agustinus CH. Dula selaku pemohon melawan Kejati NTT sebagai termohon.

Ali Antonius diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HF dan ZD yang telah ditahan oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT usai ditangkap di kediaman Ali Antonius sejak Kamis (11/02/2021) lalu sekitar pukul 17 : 00 wita.

Philipus Fernandez, S. H yang ditemui di Kejati NTT, Kamis (18/02/2021) membenarkan terkait pemeriksaan terhadap Ali Antonius.

“Iya benar. Ada pemeriksaan terhadap Ali Antonius oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi NTT,” kata Fernandez.

Ditambahkan Fernandez pihaknya belum bisa mendampingi Ali Antonius dalam pemeriksaan oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT karena masih berstatus sebagai saksi dalam perkara tersebut.

“Kami belum bisa dampingi saat pemeriksaan karena Ali Antonius masih diperiksa sebagai saksi dalam pemeriksaan itu,” ujar Fernandez.

Terpantau, Ali Antonius mendatangi Kantor Kejati NTT sekitar pukul 10 : 00 wita. Ali Antonius didampingi empat (4) orang pengacara dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) NTT diantaranya, Philipus Fernandez, Nikson Mesakh, Jhon Rihi dan Fransisco B. Bessi.

Untuk diketahui, HF dan ZD ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus saksi palsu. Dimana, HF dan ZD ketika diperiksa sebagai saksi di PN Kelas IA Kupang pada pekan lalu memberikan keterangan yang jauh berbeda dengan keterangan sebelumnya dalam proses penyidikan kasus jual beli aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

HF dan ZD dalam keterangannya dalam sidang Prapid di PN Kelas IA Kupang yang diambil dibawah sumpah menyatakan bahwa tanah tersebut bukanlah tanah Pemda Kabupaten Manggarai Barat.

Sedangkan keterangan kedua tersangka yang diambil dibawah sumpah untuk tersangka Agustinus CH. Dula saat proses penyidikan menyatakan bahwa tanah tersebut merupakan tanah Pemda Kabupaten Manggarai Barat.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here