Beranda Kota Kupang Tersangka : Ali Antonius ” Menari” Diatas Mayat Kami

Tersangka : Ali Antonius ” Menari” Diatas Mayat Kami

343
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – HF salah satu tersangka kasus saksi palsu menuduh Ali Antonius bahwa Ali Antonius “menari” diatas mayat dirinya dan ZD.

HF mengatakan hal itu ketika rekonstruksi kasus saksi palsu di Kantor Kejaksaan Tinggi NTT pada Kamis (18/02/2021) sekitar pukul 15 : 30 wita.

Dalam rekonstruksi terjadi tiga adegan dimana tersangka HF dan ZD dihubungi oleh tersangka mantan Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH. Dulla untuk membicarakan terkait strategi dalam gugatan pra peradilan yang akan diajukan.

Selain tersangka HF, tersangka ZD juga dihubungi untuk melakukan pertemuan dengan tersangka Agustinus CH. Dulla yang dihadiri oleh saksi Ali Antonius, dan dua saksi lainnya.

Adegan kedua terkait pembuatan surat pernyataan yang dimana disebutkan bahwa tanah tersebut di kerangan bukan dipantai kerangan.

Dua tersangka juga mengakui bahwa mendapatkan uang perjalan ke Kota Kupang sebesar Rp. 2. 000. 000 can tiket untuk ke Kota Kupang dari tersangka Agustinus CH. Dulla yang diambil di ruang kerja Agustinus CH. Dulla yang waktu itu menjabat sebagai Bupati Manggarai Barat.

Adegan terakhir yakni pertemuan antara tersangka HF dan ZD serta Ali Antonius di kediaman Ali Antonius di Kelurahan Tuak Daun Merah, kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Dalam pertemuan itu, kedua tersangka dalam rekonstruksi mengaku bahwa semuanya diarahkan oleh Ali Antonius selaku pengacara dari Agustinus CH. Dulla dalam mengajukan pra peradilan melawan Kejati NTT.

Bahkan, dalam rekonstruksi kedua tersangka menangis menyesali karena telah mengikuti arahan dari Ali Antonius selaku pengacar Agustinus CH. Dulla.

Kedua tersangka yang diwawancarai usai rekonstruksi dengan tegas menegaskan bahwa mereka menjadi korban dari perbuatan Ali Antonius yang mengarahkan untuk memberikan keterangan didalam persidangan Pra peradilan di PN Kelas IA Kupang.

Arahan itu, kata kedua tersangka terjadi saat pertemuan di kediaman Ali Antonius di Kelurahan Tuak Daun Merah, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada bulan Februari 2021 sekitar tanggal 10 Februari.

Tersangka HF sambil mengatakan bahwa Ali Antonius “menari” diatas mayat kami berdua yang tidak tahu menahu soal hal itu.

Namun, dalam rekonstruksi dengan tegas Ali Antonius mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mengarahkan kedua tersangka untuk memberikan keterangan demikian dalam menghadapi sidang pra peradilan.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here