Beranda Kota Kupang PT Kupang Vonis Tujuh Terdakwa Kasus Bank NTT Cabang Surabaya

PT Kupang Vonis Tujuh Terdakwa Kasus Bank NTT Cabang Surabaya

63
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Pengadilan Tinggi (PT) Kupang akhirnya menjatuhkan vonis terhadap tujuh (7) terdakwa kasus korupsi penyaluran kredit pada Bank NTT Cabang Surabaya Tahun 2018 lalu.

Putusan Pengadilan Tinggi Kupang dijatuhi kepada ke – 7 terdakwa, setelah terdakwa melalui kuasa hukumnya dan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur menyatakan banding.

Jaksa Penuntut Umum Kejati NTT S. Hendrik Tiip yang dikonfirmasi wartawan, Minggu (21/02/2021)  terkait Putusan Banding Pengadilan Tinggi Kupang terhadap para terdakwa  Kasus Korupsi Penyaluran dana Kredit Bank NTT Cabang SUrabaya tahun 2018, dibenarkannya.

Hendrik Tiip mengatakan dirinya selaku JPU telah menerima pemberitahuan putusan pengadilan Tinggi Kupang atas  putusan Banding dari  yang Mulia Majelis Hakim Tingkat Banding atas perkara Stefanus Sulayman, Yohanes Ronald Sulayman, Wilyan Kondrata, Siswanto Kondrata, Muhamad Ruslan, Bong Bong Suharso. Dan Lo Mei Lien.

Hendrik Tiip menjelaskan pemberitahuan putusan tersebut telah diterima pada Selasa tanggal 09 Februari 2021 yang oleh majelis Hakim Tingkat Banding dalam putusannya Menguatkan Majelis hakim pengadilan Negeri Kupang.

Sebelumnya menghukum terdakwa Stefanus Sulayman dengan Pidana penjara selama 18 tahun, denda Rp. 800 juta subsidair 6 bulan kurungan serta Uang Pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 60. 630. 515. 166.

Untuk terdakwa Yohanes Ronal Sulayman dengan pidana Penjara selama 12 Tahun, denda Rp.500 Juta subsidair 6 bulan kurungan dan Uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 49. 370. 040. 435.

Ditambahkan Hendrik tanah milik terdakwa Ronald Sulayman di Pasuruan dan Jalan Pahlawan Surabaya dinyatakan dirampas untuk negara  Cq. bank NTT.

Menghukum terdakwa Lo Mei Lien dengan pidana Penjara selama 8 tahun dan 6 bulan, denda sebesar Rp. 400 Juta Subsidair 3 bulan kurungan dan Uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 2. 828. 483. 331.

Wilyan Kodrata dihukum dengan pidana penjara selama 8 tahun dan denda sebesar Rp. 400 Juta subsidair 3 bulan, Uang pengganti sejumlah 3.402.096.325 dan bong Bong Suharso selama 7 tahun dan denda sebesar Rp. 450 juta sedangkan terdakwa Siswanto Kodrata  dengan Pidana Penjara selama 5 Tahun dan 6 bulan dan denda sebesar Rp. 300 Juta  subsidair 3 bulan dan serta diwajibkan membayar Uang pengganti sebesar Rp.179.434.369 Subsidair 2 Tahun Penjara.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here