Beranda Kota Kupang Jonas Salean Nyatakan Sumpah Tidak Melakukan Korupsi

Jonas Salean Nyatakan Sumpah Tidak Melakukan Korupsi

41
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Jonas Salean bersumpah bahwa dirinya tidak melakukan tindak pidana korupsi sehingga meminta majelis hakim yang mulia untuk memutuskan kasusnya tersebut dengan seadil-adilnya.

Hal tersebut diungkapkan dalam sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi bagi – bagi tanah Pemkot Kupang dengan agenda pembacaan Nota Pembelaan dari terdakwa Jonas Salean terhadap tuntutan JPU di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (22/02/2021) kemarin.

Terdakwa dalam membacakan Nota Pembelaan pribadinya dalam persidangan tersebut sangat berharap majelis hakim bisa melihat jasa-jasanya dalam membagun Kota Kupang selama menjabat Wali Kota Kupang.

Didalam nota pembelaannya, Jonas mengaku merupakan salah seorang pelaku sejarah terbentuknya Kota Administratif Kupang menjadi Kota Kupang pada 25 April 1996.

Terdakwa mengatakan hidup dan dharma baktinya hanya bagi warga Kota Kupang di sepanjang kariernya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kemudian dipercayakan oleh warga Kota Kupang sebagai Wali Kota Kupang periode 2012-2017. Lalu masih dipercaya oleh rakyat Kota Kupang untuk mewakili kepentingan masyarakat Kota Kupang untuk duduk sebagai anggota DPRD Provinsi NTT saat ini.

Menurutnya, semua bentuk kepercayaan masyarakat Kota Kupang itu selalu dipegang teguh.

“Atas nama rakyat dan atas nama keluarga. Kami memohon yang mulia majelis hakim dapat mempertimbangkan fakta yuridis di persidangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya,” kata Jonas.

Terdakwa juga bersumpah tidak melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada dirinya.

“Di hadapan majelis hakim ini saya bersumpah saya tidak pernah melakukan korupsi terhadap pembagian tanah Kkapling yang statusnya tanah negara yang dikuasai oleh pemerintah Kota Kupang dan bukan merupakan aset Kota Kupang,” kata terdakwa.

Terdakwa meminta majelis hakim untuk melepaskannya dari segala tuntutan hukum serta mengembalikan harkat dan martabatnya seperti keadaan sebelumnya.

“Izinkan saya mengutip ayat Alkitab untuk direnungkan dan dihayati. Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung sepeti air dan kebenaran seperti sungai yang terus mengalir (Kitab Amos 5:24). Dan (Ulangan 32:4) Puji dan Syukur senantiaskan saya panjatkan kehadirat Tuhan Yesus Kristus atas pimpinan Rohnya yang Kudus yang telah berikan kekuatan serta menolong saya untuk dapat mengikuti persidangan yang bermartabat ini. Yang meski amat berat buat saya, tapi atas pertolongannya saya bisa kuat,” ujar Jonas.

Jonas menyesalkan tuntutan JPU terhadap dirinya selama 12 tahun penjara dan denda Rp. 1 miliar itu hanya berlandaskan foto kopi HP5 tanpa ada aslinya.

Sebelumnya, JPU menuntut Jonas dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda Rp. 1 miliar serta membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp 750 juta subsidair 6 tahun kurungan.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here