Beranda Kabupaten Kupang Penyidik Tipidsus Kantongi Tersangka Kasus Hypermart

Penyidik Tipidsus Kantongi Tersangka Kasus Hypermart

154
0
BERBAGI

Tinjau Lokasi : Penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Kupang ketika memeriksa lokasi lahan Hypermart Kupang (foto: dok)

Kupang, Kriminal.co – Kasus dugaan korupsi pengalihan aset Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang kepada pihak ketiga tinggal menunggu waktu yang tepat untuk penetapan tersangka.

Pasalnya, saat ini tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) dan tim penyidik Tipidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang telah mengantongi tersangka dalam kasus itu.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H kepada wartawan, Jumat (26/03/2021) menegaskan bahwa tim penyidik Tipidsus Kejati NTT dan Kejari Kabupaten Kupang yang menangani perkara tersebut telah mengantongi sejumlah nama untuk dijadikan sebagai tersangka.

Menurut Abdul, sejauh ini tim penyidik Tipidsus Kejati NTT dan Kejari Kabupaten Kupang terus melakukan pendalaman terkait kasus dugaan korupsi pengalihan aset negara (Hypermart) kepada pihak ketiga.

Untuk menuntaskan kasua itu, lanjut Abdul, tim penyidik Tipidsus Kejati NTT dan Kejari Kabupaten Kupang telah memeriksa sejumlah pejabat dan mantan pejabat pada Pemda Kabupaten Kupang.

Disebutkan Abdul Hakim, saksi – saksi yang telah diperiksa diantaranya Bupati Kupang, Corinus Masneno, Mantan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang, Hendrik Paut, Kabag Perlengkapan dan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemda Kabupaten Kupang.

” Yang jelas bahwa dalam kasus itu tim gabungan dari Kejati NTT dan Kejari Kabupaten Kupang telah mengantongi sejumlah nama yang dianggap layak dan pantas untuk dijadikan sebagai tersangka,” tegas Abdul Hakim.

Ditambahkan Abdul, sejumlah nama itu telah dikantongi dan layak dijadikan sebagai tersangka dalam kasus dengan estimasi kerugian keuangan negara oleh penyidik mencapai Rp. 12 miliar.

Namun, lanjut Abdul, sebelum dilakukan penetapan tersangka oleh tim gabungan dari Kejati NTT dan Kejari Kabupaten Kupang, kini penyidik masih menunggu hasil Perhitungan Kerugian Negara (PKN) dari ahli.

“Tinggal menunggu hasil perhitungan kerugian negara (PKN), kalau itu sudah ada maka penyidik segera tetapkan tersangka dalam kasus Hypermart,” tambah Abdul.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here