Beranda Alor Kasus Suap Rp. 500 Juta, Mufaza Husna Segera Diadili

Kasus Suap Rp. 500 Juta, Mufaza Husna Segera Diadili

83
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Mufaza Husna mantan bendahara pada Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Kabupaten Alor, terdakwa dalam kasus dugaan korupsi suap senilai Rp. 500 juta tahun 2013 lalu segera diadili.

Terdakwa Mufaza Husna segera diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, setelah jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Alor melimpahkan kasus tersebut di Pengadilan Tipikor Kupang.

Demikian diungkapkan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Alor, Agustina K. Dekuanan, S. H, M. H ketika dihubungi wartawan, Selasa (20/04/2021) malam via hand phone (hp) selulernya.

Dijelaskan Agustin, Mufaza Husna dalam kasus suap senilai Rp. 500 juta di Tahun 2013 lalu ini, merupakan tersangka kedua yang diproses di Pengadilan Tipikor Kupang setelah terpidana Ahmad Maro divonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang beberapa waktu lalu.

Setelah dilakukan pengembangan, lanjut jaksa yang sering disapa Tina ini, bahwa Mufaza Husna layak ditetapkan sebagai tersangka setelah terpidana Ahmad Maro yang telah divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang.

Ditambahkan Tina, dalam pelimpahan kasus itu jaksa penuntut umum Kejari Kabupaten Alor menyerahkan berkas perkara, barang bukti dan tersangka ke Pengadilan Tipikor Kupang.

Menurut Tina, usai dilakukan pelimpahan kasus dugaan korupsi suap senilai Rp. 500 juta tahun 2013 lalu pada Setwan DPRD Kabupaten Alor, terdakwa Mufaza Husna akan menjalani sidang perdana pada, Kamis (22/04/2021) mendatang.

Lanjut Tina, sidang perdana yang bakal digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang pada, Kamis (22/04/2021), beragendakan pembacaan dakwaan untuk terdakwa Mufaza Husna.

Terpisah, Panmud Pengadilan Tipikor Kupang, Dance W. Sikky, S. H membenarkan pelimpahan perkara tersebut oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Alor.

“Iya benar. Ada pelimpahan kasus tersebut oleh jaksa penuntut umun (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Alor,” kata Dance dari balik hpnya.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here