Beranda Timor Rugikan Negara Rp. 1, 3 Miliar, Kejari TTU Tahan Kades Birunatun, Martinus...

Rugikan Negara Rp. 1, 3 Miliar, Kejari TTU Tahan Kades Birunatun, Martinus Tobu

78
0
BERBAGI

TTU, Kriminal.co – Kejaksaan Negeri TTU kembali menetapkan dan menahan Kepala Desa (Kades) Birunatun, Kecamatan Biboki Feotleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (10/05/2021).

Kali ini gikiran Kades Birunatun, Kecamatan Biboki Feotleu, Martinus Tobu yang ditetapkan  dan ditahan sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi anggaran dana desa.

Sebelum ditetapkan dan ditahan sebagai tersangka, Kades Birunatun diperiksa terlebih dahulu oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Kabupaten TTU.

Selain itu, sebelum ditahan juga tersangka diperiksa kesehatannya oleh tim medis yang telah disiapkan oleh Kejari Kabupaten TTU. Usai diperiksa dan dinyatakan sehat tersangka digiring menuju Mapolres TTU untuk ditahan sementara sebelum dilakukan tahap II oleh penyidik.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten TTU, Robert Jimmy Lambila, S. H, M. H kepada wartawan, Selasa (11/05/2021) membenarkan adanya terhadap Kepala Desa Birunatun, Martinus Tobu sebagai tersangka dugaan korupsi dana desa.

Dijelaskan Mantan Kasi Dik Kejati NTT ini Kades Martinus Tobu ditetapkan sebagai tersangka kasus dana desa setelah jaksa melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap kades Martinus, bendahara dan sejumlah saksi.

Menurut jaksa yang pernah mendapatkan gelar jaksa terbaik se – Indonesia ini Kades Martinus ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan negara hingga mencapai Rp. 1, 3 Miliar.

“selain tahan dan tetapkan Kepala Desa Birunatun, penyidik juga melakukan penggeledahan di rumah kepala desa dan  saya yang pimpin langsung,” jelasnya.

Saat ini, kata Lambila, pihaknya masih terus melakukan penyidikan terkait pengelolaan dana desa Birunatun tahun anggaran 2018 – 2020.

Dalam pemeriksaan, lanjut Lambila, besaran kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi dana desa Birunatun masih bisa bertambah.

Menyoal apakah akan ada tersangka baru dalam kasus itu, Lambila menegaskan jika dalam proses penyidikan ditemukan ada pihak lain yang ikut terlibat merugikan keuangan negara dalam pengelolaan dana desa Birunatun, maka bisa terjadi penambahan tersangka baru.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here