Beranda Kabupaten Kupang YAL Terduga Kasus Pencurian SPM, Terancam Tujuh Tahun Penjara

YAL Terduga Kasus Pencurian SPM, Terancam Tujuh Tahun Penjara

19
0
BERBAGI

DITANGKAP : Yonathan Alexander Labati (baju biru) usai diamankan aparat Polsek Kupang Tengah (foto : Humas Polres Kupang)

Kupang, Kriminal.co – Yonathan Alexander Labati terduga pelaku pencurian sepeda motor (SPM) yang menjadi buronan sejak Januari lalu, berhasil diringkus aparat kepolisian Polsek Kupang Tengah.

Paur Humas Polres Kupang, Aipda Randy Hidayat dalam press rilis yang diterima media ini, Kamis (27/05/2021) mengungkapkan kejadiannya berawal dari tersangka bersama 4 orang temannya datang ke rumah korban RT 08, RW 02, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang pada Minggu, 06 Desember 2020 sekitar pukul 22.00 Wita.

Yeri Fallo yang menjadi korban dalam peristiwa ini kemudian merasa terganggu karena kehadiran Yonathan Alexander Labati dan teman-temannya.

Korban lantas mengusir tersangka dan teman-temannya dari rumahnya. Ia langsung membuang sandal milik mereka di luar rumahnya.

Kemudian anak korban Siswati Fallo yang baru pulang belanja memarkir sepeda motor milik korban di teras depan rumah. Siswati lupa mencabut kunci kontak sepeda motor tersebut.

“Tersangka yang kesal karena diusir oleh korban mulai berinisiatif untuk mencuri sepeda motor milik korban sehingga ia menyuruh teman – temannya untuk memantau situasi di sekitar rumah korban. Ketika situasi sudah mulai aman, langsung mendorong sepeda motor milik korban tersebut ke luar pagar rumah milik korban dan dengan jarak sekitar 25 meter dari rumah korban lalu menghidupkan sepeda motor tersebut dan membawanya ke rumah di Dusun Dendeng, Desa Noelbaki,” kata Randy.

Setelah itu, lanjut Randy, korban yang merasa sepeda motornya hilang berusaha mencari di seputaran Dusun Dendeng, Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang.

Disekitar lokasi, korban berusaha menanyakan sepeda motornya yang baru saja hilang usai diparkir anaknya kepada tersangka Yonatan Aelxander Labati.

“Saat itu pelaku menjawab bahwa dirinya tidak tahu. Setelah itu korban Yeri Falo membuat laporan di Polsek Kupang Tengah tentang kehilangan sepeda motor miliknya,” terang Randy.

Melalui serangkaian tindakan penyelidikan, tambah Randy, polisi akhirnya menemukan sepeda motor tersebut di tangan tersangka.

“Sehingga melalui laporan polisi nomor LP/ B/ 08 / I /2021/Sek Kuteng, Tanggal 22 Januari 2021, pada saat tersangka diamankan di Polsek Kupang Tengah, melarikan diri dan menjadi buronan Polsek Kupang Tengah,” ungkap Randy.

Namun, akhirnya, pelarian tersangka berakhir pada tanggal 26 Mei 2021. “Ketika kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka ada di rumahnya,” imbuhnya.

Dilanjutkan Randy, anggota Polsek Kupang Tengah yang dipimpin Kanit Reskrim Bripka Pance Sopacua membekuk tersangka di rumahnya.

Setelah itu, membawa tersangka ke Polsek Kupang Tengah. Dalam kasus dugaan pencurian SPM ini terancam tujuah (7) tahun penjara.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here