Beranda Timor Berantas Korupsi di TTU, Kajari Gandeng Pemuka Agama

Berantas Korupsi di TTU, Kajari Gandeng Pemuka Agama

68
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Kinerja dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Robert Jimmy Lambila, S. H, M. H bersama jajarannya, patit diacungi jempol.

Pasalnya, baru tiga bula bertugas sebag

ai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten TTU, sejumlah kasus korupsi dana desa dengan kerugian negara mencapai miliaran rupiah berhasil diungkap oleh Kejari Kabupaten TTU.

Kali ini, terobosan baru dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten TTU, Robert Jimmy Lambila, S. H, M. H. Dimana, untuk memberantas korupsi di wilayah hukum Kejari Kabupaten TTU, Kajari TTU menemui salah satu tokoh agama di Kabupaten TTU.

Tujuannya, untuk meminta dukungan dari tokoh agama dalam memberantas korupsi di wilayah hukum Kejari Kabupaten TTU. Salah satunya tokoh agama yang ditemui Kajari Kabupaten TTU yakni Pastor Deken Kefamenanu, Romo Gerardus Salu, Pr.

Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten TTU, Robert Jimmy Lambila, S. H, M. H yang dihubungi perteleponan, Rabu (09/06/2021) malam.

Dikatakan Robert, dalam pertemuan yang digelar di aula pertemuan Gereja Katolik St. Theresia Kefamenanu itu, dirinya didampingi Kasi Intel, Benfrid C. Foeh dan Kasi Pidsus, Andrew Keya.

Menurut jaksa terbaik se – Indonesia ini, dalam pertemuan tersebut terdapat sejumlah hal penting yang disampaikan dirinya kepada Pastor Gerardus.

Robert mengaku meminta dukungan tokoh agama dalam penanganan kasus korupsi. Selain itu, dirinya juga meminta dukungan untuk pembinaan kerohanian yang akan digelar setiap minggunya di kejaksaan. Pembinaan rohani tersebut akan dipandu oleh para tokoh agama secara bergilir.

“Kita juga meminta Romo Deken agar menyampaikan kepada umat agar jangan percaya apabila ada oknum-oknum yang mengatasnamakan kejaksaan atau kepala kejaksaan menjanjikan dapat membantu meringankan hukuman dengan imbalan tertentu baik berupa uang ataupun barang,” ungkap mantan Kasi Dik Kejati NTT ini.

Menanggapi itu, Pastor Gerardus Salu mengaku siap untuk mendukung kejaksaan melakukan sosialisasi hukum di tingkat sekolah, lingkungan dan masyarakat.

Pastor Gerardus juga siap untuk menyampaikan ke umat agar jangan percaya bila ada oknum tertentu yang mengatasnamakan kejaksaan mengaku dapat membantu meringankan hukuman dengan meminta imbalan berupa uang atau pun barang.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here