Beranda Flores Kasus Labuan Bajo, Hakim Sebut Resdiana Ndapamerang Harus Dimintai Tanggung Jawab 

Kasus Labuan Bajo, Hakim Sebut Resdiana Ndapamerang Harus Dimintai Tanggung Jawab 

94
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menindaklanjuti putusan kasus dugaan korupsi aset negara berupa tanah seluas 30 Ha di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Majelis hakim dalam putusan terhadap terdakwa Ambrosius Sukur, Afrizal alias Unyil, Marthen Ndeo, Caitano Soares, Theresia Koro Dimu, Andullah Nur menegaskan bahwa pihak lain seperti A. Resdiana Ndapamerang, Baliho dan Yufi wajib dimintai pertanggung jawaban dalam perkara tersebut.

Menurut Hakim, akibat tandatangan untuk penerbiatan Sertifikat Hak Milik (SHM) terhadap beberapa orang yang telah dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Manggarai Barat yang mengakibatkan Pemda Manggarai Barat kehilangan 2, 4 Ha.

“Akibat tandatangan dari mantan kepala supervisi pada Kanwil BPN NTT, Pemerintah Daerah Manggarai Barat kehilangan tanah seluas 2, 4 Ha, sehingga A. Resdiana Ndapamerang, Baliho dan Yufi wajib dimintai pertanggung jawaban dalam kasus ini,” tegas hakim dalam putusan di Pengadilan Tipikor Kupang, Jumat (17/06/2021).

Terpisah, Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H yang dihubungi wartawan via hp selulernya menegaskan jika dalam putusan hakim dikatakan demikian maka dipastikan akan ditindaklanjuti oleh penyidik.

Namun, kata Abdul, sebelum penyidik Kejati NTT menindaklanjuti itu berdasarkan putusan hakim, penyidik masih menunggu putusan hakim secara resmi diterima dan nota dinas JPU.

“Dipastikan akan ditindaklanjuti oleh penyidik Kejati NTT tetapi penyidik masih tunggu putusan diterima secara resmi dan nota dinas dari JPU,” kata Abdul.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here