Beranda Kota Kupang Soal Kasus BIG, Ini Penjelasan Kajari Sabu Raijua Yang Baru

Soal Kasus BIG, Ini Penjelasan Kajari Sabu Raijua Yang Baru

57
0
BERBAGI

Foto : Kajari Sabu Raijua, M. Eko Joko Purnomo, S. H, M. H

Kupang, Kriminal.co – Agus Kurniawan, S. H, M. H, secara resmi menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada M. Eko Joko Purnomo, S. H, M. H, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sabu Raijua (Sarai), Senin (26/07/2021).

Agus Kurniawan, S. H, M. H yang semula menjabat sebagai Kajari Kabupaten Sabu Raijua kini ditempatkan sebagai Asisten Pembinaan (Asbin) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua. Sedangkan M. Eko Joko Purnomo, S. H, M. H sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Bidang Datun di Kejati Sumatra Barat.

Agus Kurniawan, S. H, M. H usai acara serah terima jabatan mengaku bahwa selama bertugas di Kejari Kabupaten Sabu Raijua, dirinya telah menuntaskan tiga perkara yang kini berstatus penyidikan (Dik) yang mana salah satunya adalah kasus dugaan korupsi Konsultasi dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

Dalam kasus itu, kata Agus, telah ditetapkan dua (2) orang sebagai tersangka, setelah kasus tersebut ditingkatkan dari penyelidikan (Lid) menjadi penyidikan (Dik) usai digelar ekspose saat itu.

“Dalam kasus itu, sudah ditetapkan dua (2) orang sebagai tersangka,” kata Agus.

Ditambahkan Agus, dirinya berharap dengan kedatangan Kajari Kabupaten Sabu Raijua dapat membangun sinergitas dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Sabu Raijua dalam melawan virus Covid – 19.

Selain itu, lanjutnya, dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sabu Raijua dalam memberikan pelayanan hukum yang transparan dan memberikan penerangan hukum kepada masyarakat Sabu Raijua secara baik.

Terpisah, Kajari Kabupaten Sabu Raijua, M. Eko Joko Purnomo, S. H, M. H, usai dilantik menegaskan bahwa mengenai tiga kasus yang sedang ditangani akan dikoordinasikan dengan para penyidik untuk segera dituntaskan.

“Sayakan baru dikantik dan baru dengar informasi ini. Nanti saya bersama tim akan evaluasi untuk segera tuntaskan kasus itu,” kata Eko.

Ditambahkan Eko, dirinya selaku Kajari Kabupaten Sabu Raijua yang baru, akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan hukum yang terbaik bagi masyarakat Sabu Raijua.

Selain itu, katanya, akan membangun sinergitas dengan Pemda Kabupaten Sabu Raijua dalam melawan virus Covid – 19 serta mewujudkan PEN sesuai instrujksi Jaksa Agung RI kepada seluruh jajaran di Indonesia.

Untuk diketahui, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sabu Raijua, menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi jasa konsuktasi dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Kabupaten Sabu Raijua meningkatkan status kasusnya dari Penyelidikan (Lid) menjadi penyidikan (Dik) dan diekspose perkara tersebut.

Dalam kasus itu tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Kabupaten Sabu Raijua telah menetapkan dua (2) orang sebagai tersangka yakni ABP dan SR.

Berdasarkan estimasi oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Sabu Raijua kerugian keuangan negara dalam kasus BIG sebesar Rp. 161. 119. 468.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here