Beranda Kota Kupang Ali Antonius Dituntut Lima Tahun Penjara

Ali Antonius Dituntut Lima Tahun Penjara

19
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, kembali menggelar sidang kasus dugaan menghalang – halangi penyidikan dalam kasus dugaan korupsi aset daerah Pemda Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat senilai Rp. 1, 3 Triliun.

Sidang yang dipimpin Fransiska Paula Nino ini beragendakan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT, Hendrik Tiip, S. H, untuk tiga terdakwa yakni Ali Antonius (oknum pengacara), Harum Fransiskus dan Zulkarnaen Djudje. Para terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Dr. Yanto MP. Ekon, Jhon Rihi dan Fransisco B. Bessi cs.

Dalam tuntutan JPU, Hendrik Tiip menegaskan bahwa terdakwa Ali Antonius bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi secara bersama – sama sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan alternatif kesatu Pasal 22 Jo Pasal 35 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke- 2 KUHP.

Untuk itu, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Ali Antonius oleh karena itu dengan pidana penjara selama 5 (lima) tahun dikurangi masa tahanan yang telah dijalani terdakwa  dan denda sebesar Rp.150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) Subsidair 6 (enam) bulan kurungan.

Untuk terdakwa Harum Fransiskus dinyatakan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dakwaan kesatu.  Menjatuhkan pidana atas diri terdakwa dengan pidana penjara selama 4 (empat) Tahun dengan perintah agar terdakwa ditahan Jenis Rutan setelah Putusan diucapkan dan Denda sebesar Rp.150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah) dan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan.

Dan, kata JPU, menetapkan lamanya penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa turut diperhitungkan sepenuhnya dengan lamanya pidana yang akan dijatuhkan.

Sedangkan untuk terdakwa Zulkarnaen Djudje dinyatakan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana Dakwaan kesatu.

Menjatuhkan pidana atas diri terdakwa dengan pidana penjara selama 4 (empat) Tahun dengan perintah agar terdakwa ditahan Jenis Rutan setelah Putusan diucapkan dan Denda sebesar Rp.150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah) apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan.

Menetapkan lamanya penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa turut diperhitungkan sepenuhnya dengan lamanya pidana yang akan dijatuhkan.

Usai membacakan tuntutan itu, ketua majelis hakim, Fransiska Paula Nino menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pembacaan pembelaan (pledoi) dari kuasa hukum para terdakwa.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here