Beranda Kota Kupang Kasus di Semau, Siapa Yang Harus Tanggung Jawab, Begini Kata Lasarus Jehamat

Kasus di Semau, Siapa Yang Harus Tanggung Jawab, Begini Kata Lasarus Jehamat

17
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) di Pantai Otan, Pulau Semau, Kabupaten Kupang hingga saat ini belum ada kejelasan dan penjelasan dari pihak Satgas Covid – 19 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sehingga, menimbulkan polemik yang berdampak pada timbulnya aksi damai yang digelar oleh Aliansi Cipayung. Bukan saja itu, kasus dugaan pelanggaran prokes ini akhirnya berimbas pada Polda NTT.

Dosen Fisip Undana Kupang, Lasarus Jehamat kepada wartawan, Jumat (10/09/2021) menegaskan bahwa dalam kasus pesta yang diduga kuat melanggar prokes pihak penyelenggara dalam hal ini Bank NTT wajib bertanggung jawab.

Bukan saja Bank NTT, lanjut Lasarus, bertanggung jawab dalam kasus di Pulau Semau dalam acara pengukuhan TPKAD NTT, namun Satgas Covid – 19 provinsi NTT juga wajib bertanggung jawab.

“Satgas Covid – 19 NTT dan Bank NTT harus bertanggung jawab dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Pulau Semau beberapa waktu lalu,” kata Lasarus Jehamat.

Menurut Lasarus, Satgas Covid – 19 provinsi NTT harus segera menyampaikan hasil pemeriksaannya kepada masyarakat NTT dan Polda NTT sehingga tidak menimbulkan polemik yang berdampak pada Polda NTT.

Pasalnya, kata Lasarus, hasil pemeriksaan Satgas Covid – 19 provinsi NTT menjadi tolak ukur Polda NTT untuk ditindaklanjuti apakah itu bentuk pelanggaran prokes atau bukan.

“Apapun hasilnya harus disampaikan ke publik terutama Polda NTT yang menunggu hasil tersebut. Karena itu akan menjadi rekomendasi Polda NTT untuk ditindaklanjuti. Apakah ada pelanggaran atau tidak,” ujar Lasarus.

Ditegaskan Lasarus, jika Satgas Covid – 19 provinsi NTT terus berdiam diri tanpa melakukan apapun, maka akan berdampak pada kinerja serta integritas Polda NTT oleh masyarakat NTT.

“Satgas Covid – 19 harus berani bicara. Jika tidak maka Polda NTT yang akan menjadi bulan – bulanan. Sedangkan untuk saat ini belum menjadi tanggung jawab Polda NTT. Satgas yang memiliki tanggung jawab penuh atas kasus di Pulau Semau,” ungkap Lasarus.

“Pihak penyelenggara yakni Bank NTT wajib bertanggung jawab karena pihak penyelenggara yang mengumpulkan massa dalam kegiatan itu,” tambah Lasarus.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here