Beranda Timor Kasus ADD Maktihan Ditingkatkan ke Penyidikan

Kasus ADD Maktihan Ditingkatkan ke Penyidikan

37
0
BERBAGI

Belu, Kriminal.co – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Belu, akhirnya meningkatkan status kasus dugaan korupsi anggaran dana desa (ADD) di Desa Maktihan, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka tahun 2019 lalu.

Peningkatakan status kasus dugaan korupsi ADD di Desa Maktihan, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka ini setelah tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Belu menemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan ADD di Desa Maktain.

Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Belu, Alfonsius G. Loe Mau, S. H, M. H ketika dihubungi wartawan, Sabtu (25/09/2021) pagi.

Dijelaskan Alfons, sebelumnya kasus dugaan korupsi ADD di Desa Maktihan, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka ini berstatus penyelidikan (LID), namun dalam pemeriksaan oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Belu ditemukannya PMH (perbuatan melawan hukum) atau unsur pidananya telah terpenuhi.

Ditegaskan Alfons, dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan ADD di Desa Maktihan, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka ini, estimasi sementara kerugian keuangan negara mencapai Rp. 400 juta.

“Setelah terpenuhi unsur perbuatan melawan hukumnya, penyidik meningkatkan kasus ADD Maktain dari penyelidikan (Lid) ke penyidikan (Dik),” kata Kajari Kabupaten Belu ini.

Dalam kasus ini, lanjut Alfons, tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Belu telah memeriksa sejumlah saksi yang berkaitan dengan pengelolaan ADD di Desa Maktihan, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka.

Alfons kembali menegaskan bahwa setelah terpenuhinya unsut perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara, maka kini penyidik tinggal mencari dan menentukan siapa yang layak dan pantas untuk dijadikan sebagai tersangka.

“Unsur pidananya sudah terpenuhi, maka sekarang tinggal penyidik mencari orang yang dianggap paling bertanggung jawab dan dianggap layak untuk dijadikan sebagai tersangka,” tutup Alfons.(che)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here