Beranda Alor Aniaya Siswa Hingga Meninggal, Guru SMPN Padang Panjang Jadi Tersangka

Aniaya Siswa Hingga Meninggal, Guru SMPN Padang Panjang Jadi Tersangka

116
0
BERBAGI

Kapolres Alor, AKBP Agustinus Christmas

Alor, Kriminal.co – Kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur yang berujung kematian ini terus terjadi di wilayah Provinsi NTT.

Kali ini, kekerasan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Nasib malang yang berujung kematian ini dialami salah satu siswa di SMPN Padang Panjang, Kabupaten Alor.

Dimana, NM (13) siswa ini dianiaya oleh SK oknum guru pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Padang Panjang meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit (RS) Kalabahi, usai dianiaya oleh gurunya.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Alor, Albert Ouwpolly kepada wartawan, Selasa (26/10/2021) mengaku bahwa SK oknum guru pada SMPN Padang Panjang itu telah dipecat.

Menurut Kepala Dinas, pihaknya baru mendapatkan laporan terkait dugaan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh SK terhadap salah satu siswanya yang berujung pada kematian.

“Laporan soal itu baru diketahui, sehingga pihak Dinas Pendidikan melakukan komfirmasi kepada SMPN Padang Panjang,” ujar Alberth.

Ditambahkannya, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Alor juga setelah mendapatkan laporan tersebut, bergegas menjenguk korban yang dirawat di RSUD Kalabahi sebelum dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit.

Ditegaskan Alberth, dirinya mengutuk perbuatan SK oknum guru pada SMPN Padang Panjang yang melakukan kekerasan terhadap siswanya sendiri hingga berujung pada kematian.

Peristiwa kekerasan yang mengakibatkan NM (13) siswa SMPN Padang Panjang meninggal dunia hanya karena NM tidak mengerjakan tugasnya.

Terkait kasus tersebut, SK oknum guru pada SMPN Padang Panjang ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kabupaten Alor.

Oknum guru SMPN Padang Panjang ini juga telah ditangkap oleh aparat Polres Kabupaten Kupang dikediamannya usai kejadian tersebut.

Kapolres Alor, AKBP Agustinus Christmas kepada wartawan menegaskan bahwa SK oknum guru ini telah ditetapkan sebagai tersangka pasca kejadian tersebut.

Dijelaskan Kapolres, tersangka juga telah menjalani pemeriksaan di Polres Kabupaten Alor pada unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) satuan Polres Kabupaten Alor.

“SK sudah kami tetapkan tersangka dan kami tahan di Polres¬† Kabupaten Alor. Tersangka juga sudah diperiksa unit PPA Satuan Reskrim Polres Alor,” kata Kapolres, Agustinus Christmas.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here