Beranda Kota Kupang Skandal Kasus MTN, OJK NTT Didatangi AJAK Dan PMKRI

Skandal Kasus MTN, OJK NTT Didatangi AJAK Dan PMKRI

9
0
BERBAGI

Kupang, Kriminal.co – Kasus dugaan korupsi pembelian Medium Term Note (MTN) senilai Rp. 50 miliar Tahun 2018 lalu oleh Bank NTT dari PT. Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP), kian menjadi perhatian serius bagi aktifis anti korupsi di NTT.

Untuk menuntaskan kasus itu Aliansi Jaringan Anti Korupsi (AJAK) NTT bersama dengan PMKRI Cabang Kupang, mendatangi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT terkait kasus dugaan korupsi MTN senilai Rp. 50 miliar yang kini sedang bergulir di Kejati NTT.

Aliansi Jaringan Anti Korupsi (AJAK) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama PMKRI cabang Kupang mendatangi kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT terkait skandal dugaan korupsi MTN yang merugikan Bank NTT Rp. 50 miliar, Senin, (10/01/2022).

Seperti yang dikutip dari mataindonesia.com, Kordinator AJAK NTT, Abdul Syukur mengatakan kedatangan ke OJK NTT guna menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan skandal Korupsi pembelian MTN oleh Bank NTT.

“Kedatangan kami juga untuk memberikan gambaran kasus yang bergulir selama ini di Bank NTT, tetapi kami fokusnya ke kasus korupsi pembelian MTN senilai Rp50 miliar,” kata Abdul.

Sesuai LHP BPK RI, jelasnya, pembelian MTN yang dilakukan oleh Bank NTT merugikan Keuangan Negara senilai Rp50 milliar ditambah Coupon rate sebesar 10,5 persen atau Rp. 10,5 miliar.

Dia juga berharap sebagai lembaga yang bertugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan agar OJK NTT selalu tetap berintegritas dalam menjalankan tugasnya dan tidak mendengarkan intervensi politis yang dapat mengganggu independensi lembaga Otoritas Jasa Keuangan.

Germas PMKRI Cabang Kupang, Antonius Uspupu meminta kepada Pimpinan OJK NTT untuk memberikan atensi atau warning kepada Bank NTT.

“Kami juga menuntut agar OJK NTT melakukan fit and propertest ulang terhadap direksi Bank NTT, karena diduga bermaslah dan terlibat dalam proses pembelian MTN,” tegasnya.

Turut hadir juga dalam audiensi tersebut, Kordinator Kehumasan OJK NTT, Setya Ariyanto, Kasubag Pengawasan Bank, Ardiansyah, Edukasi dan Pengawasan Konsumen, Dedi Safari dan Pengawas Bank NTT, Haris.(*/che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here