Beranda Flores Wakil Bupati Ende Terpilih Bantah Pernyataan TPDI

Wakil Bupati Ende Terpilih Bantah Pernyataan TPDI

13
0
BERBAGI

Ende, Kriminal.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Ende, bakal menempuh jalur hukum terkait pernyataan Ketua TPDI NTT, Petrus Celestinus yang mengatakan bahwa Emanuel Rede diintimidasi oleh Kejari Kabupaten Ende.

Langkah hukum itu bakal ditempuh oleh Kejari Kabupaten Ende, jika Ketua TPDI NTT, Petrus Celestinus tidak mampu membuktikan pernyataannya bahwa Emanuel Rede (Wakil Bupati Ende terpilih) diintimidasi oleh Kejari Kabupaten Ende dalam memberikan klarifikasi bahkan permintaan maaf.

“Kami akan tempuh jalur hukum, jika Ketua TPDI NTT, Petrus Celestinus tidak mampu membuktikan pernyataannya terkait adanya intimidasi agar Emanuel Rede (wakil Bupati Ende terpilih) melakukan permintaan terkait penggunaan keuangan daerah pada DPRD Kabupaten Ende,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Ende, Romlan Robinson, S. H, M. H kepada wartawan, Senin (10/01/2022).

Namun, katanya, langkah hukum itu akan diambil Kejari Kabupaten Ende berdasarkan petunjuk pimpinan tertinggi yakni Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Yulianto, S. H, M. H.

“Soal langkah hukumnya, kami masih menunggu petunjuk dari pimpinan kami, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Yulianto, S. H, M. H,” ungkap Romlan.

Ditegaskan Romlan, mengenai adanya intimidasi yang dilakukan oleh Kejari Kabupaten Ende kepada Emanuel Rede seperti pernyataan Petrus Celestinus itu tidak benar adanya.

Dijelaskan Romlan, Kejari Kabupaten Ende tidak pernah melakukan intimidasi atau apapun terhadap Emanuel Rede untuk melakukan permintaan maaf ataupun melakukan klarifikasi atas tudingan tersebut.

“Saya tegaskan, kami tidak pernah lakukan intimidasi atau apapun untuk meminta Emanuel Rede melakukan permintaan maaf melalui media, jadi yang dikatakan Petrus Celestinus itu tidak benar sama sekali,” tegas Romlan.

Terpisah, Emanuel Rede (Wakil Bupati Ende terpilih) yang dihubungi wartawan secara terpisah menegaskan bahwa tidak benar sama sekali bahwa dirinya diintimidasi dalam bentuk apapun oleh Kejari Kabupaten Ende.

“Itu tidak benar sama sekali. Saya tidak pernah diintimidasi dalam bentuk apapun oleh Kejari Kabupaten Ende,” tegas Wakil Bupati Ende terpilih ini.

Dijelaskannya, dirinya secara pribadi yang melakukan permintaan maaf dan melakukan klarifikasi atas tudingan seperti yang dikatakan oleh Petrus Celestinus terhadap dirinya itu.

“Saya sendiri yang mendatangi Kejari untuk meminta maaf atas berita miring tersebut. Karena tidak adabintimidasi apapun dari jaksa dalam isu miring itu,” tambah Rede.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here