Home Kota Kupang 768 Perkara Pidana Umum, Tuntas Ditangan Aspidum Kejati NTT

768 Perkara Pidana Umum, Tuntas Ditangan Aspidum Kejati NTT

375
0
SHARE

Foto : Asisten Tindak Pidana Umum Kejati NTT, Muhamad Ihsan, S. H, M. H

Kupang, Kriminal.co – Bidang Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), saat ini tengah menunjukan kinerja yang luar biasa dalam penuntasan kasus atau perkara tindak pidana umum (Pidum).

Pasalnya, terhitung sejak tujuh (7) bulan terakhir bidang Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur berhasil menuntaskan sedikitnya 768 perkara Pidana Umum.

Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H yang dikonfirmasi melalui Asisten Tindak Pidana Umum (As Pidum) Kejati NTT, Muhamad Ihsan, S. H, M. H kepada wartawan, Kamis (28/07/2022) memgaku bahwa untuk perkara Pidum, Kejati NTT telah menuntaskan 768 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (incraht).

“Terhitung sudah tujuh (7) bulan ini, bidang pidana umum sudah menuntaskan sedikitnya 768 perkara yang sudah diputuskan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang,” ungkap Ihsan.

Untuk kasus Pidum, kata Aspidum, Kejati NTT menerima sedikitnya 1. 391 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), sedangkan yang telah dilakukan tahap II sebanyak 975 perkara.

“Untuk Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari polisi saja sebanhak 1. 391 sedangkan yang sudah dilakukan tahap II itu sebanyak 975 perkara,” sebut Aspidum, Muhamad Ihsan.

Menurut Ihsan, dari keseluruhan perkara yang masuk adalah perkara penganiayaan sejumlah 299 perkara, kemudian perkara pencurian sejumlah 193 perkara, perkara perlindungan anak sejumlah 121, dan perkara pengeroyokan sejumlah 107 perkara.

Ditambahkan Ihsan, saat ini Kejati NTT tengah menangani perkara Pidum yang menyita perhatian publik yakni kasus dugaan tindak pidana pembunuhan ibu dan anak dengan tersangka Randy Badjideh.

Untuk kasus ini, lanjutnya, telah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang dan telah mencapai pada tingkat tuntutan, dimana terdakwa Randy Badjideh dituntut dengan pidana mati.

“Saat ini, kasus yang menyita perhatian publik itu, kasus dugaan tindak pidana pembunuhan di Penkase dengan terdakwa atas nama Randy Badjideh yang sudah pada tahap persidangan dan dituntut dengan hukuman mati,” terang Ihsan.

Sedangkan untuk tersangka Ira Ua alias Ira dalam kasus yang sama yakni pembunuhan Ibu dan Anak, kata Ihsan, berkas perkara telah dikembalikan jaksa peneliti Kejati NTT pada beberapa waktu lalu.

“Ya muda – mudahan penyidik Ditreskrimum Polda NTT bisa memenuhi petunjuk yang diberikan jaksa peneliti berkas Kejati NTT sehingga berkas perkara dapat dinyatakan P – 21 (lengkap),” harap Muhamad Ihsan.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here