Home Kota Kupang Apakah Kajati “Tidur” Soal Kasus Bank NTT Senilai Rp. 50 Miliar??

Apakah Kajati “Tidur” Soal Kasus Bank NTT Senilai Rp. 50 Miliar??

223
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Tinur (Kajati NTT), Hutama Wisnu, S. H, M. H, serasa “Tidur” diatas berkas kasus dugaan korupsi pembelian Medium Term Note (MTN) senilai Rp. 50 miliar oleh Bank NTT.

Hal ini terbukti, karena hingga saat ini Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H, tidak pernah mempublikasikan kasus tersebut kepada masyarakat NTT terkait perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi senilai Rp. 50 miliar tersebut.

Padahal, dalam kasus tersebut penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT, telah memeriksa Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Alex Riwu Kaho (mantan Kepala Divisi Treasury Bank NTT).

Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H, justru menerima Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho diruang kerjanya beserta sejumlah pejabat Bank NTT lainnya. Peristiwa ini menunjukan bahwa Kajati NTT tidak memiliki komitmen dalam penanganan kasus korupsi di NTT.

Bahkan, Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H telah mencoreng pencanangan Zona Integritas, WBK dan WBBM di Kejati NTT. Jauh berbeda dengan Kajati NTT sebelumnya yang menolak untuk menemui terperiksa dalam kasus korupsi.

Asisten Tindak Pidana Khusus (As Pidsus) Kejati NTT, Ilham Samuda, S. H, M. H yang dihubungi wartawan beberapa waktu lalu menegaskan bahwa kasus tersebut sementara didalami oleh penyidik Tipidsus Kejati NTT.

Menurut Ilham, saat ini Kejati NTT telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi pembelian MTN senilai Rp. 50 miliar oleh Bank NTT.

“Kasusnya masih tetap berjalan dan sudah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus itu,” tegas As Pidsus Kejati NTT.

Dijelaskan Ilham, terkait penuntasan kasus dugaan korupsi tersebut, tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT tinggal menunggu hasil dari PPATK yang telah dimintai oleh penyidik sejak beberapa waktu lalu.

“Tinggal tunggu hasil dari PPATK mengenai aliran uang dalam kasus itu,” ujarnya singkat.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here