Home Kota Kupang Berindikasi Korupsi, Kejati NTT Lidik Proyek Jalan Sabuk Merah

Berindikasi Korupsi, Kejati NTT Lidik Proyek Jalan Sabuk Merah

547
0
SHARE

Foto : Abdul Hakim, S. H (Humas Kejati NTT)

Kupang, Kriminal.coРKejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), kini sedang gencar Рgencarnya melakukan pemyelidikan terhadap sejumlah proyek bernilai puluhan miliar diantaranya proyek pekerjaan ruas jalan Sabuk Merah Perbatasan RI-RDTL di Kabupaten Belu.

Untuk menuntaskan adanya indikasi korupsi pada proyek pekerjaan ruas jalan Sabuk Merah ini, tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT mendatangi lokasi proyek belum lama ini.

Kedatangan tim penyidik Tipidsus Kejati NTT dilokasi proyek belum lama ini dipimpin langsung oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (As Pidsus) Kejati NTT, Ilham Samuda, S. H, M. H didampingi Kasi Dik Kejati NTT, Salesius Guntur, S. H. 

Proyek ruas jalan sabuk merah sepanjang ruas jalan Maudemu-Laktutus senilai Rp. 120 Miliar dimana perbatasan antara RI – RDTL ini dikerjakan oleh PT. Bahagia Timor Mandiri (BTM) milik AM alias Aciku .

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H kepada wartawan, Sabtu (17/09/2022) membenarkan adanya penyelidikan itu.

“Iya benar. Belum lama ini tim penyidik dari Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) turun kelokasi proyek,” terang Abdul.

Namun, kata Abdul, saat ini masih dalam proses penyelidikan (Lid) sehingga pihaknya belum bisa bicara lebih banyak. Hal ini, dikarenakan masih dalam proses pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket).

“Saya belum bisa bicara banyak soal itu karena masih dalam proses penyelidikan (Lid) dan masih dilakukan Pubaket oleh tim penyidik Tipidsus,” ungkapnya.

Ditegaskannya, jika dalam proses penyelidikan (Lid) ditemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum (PMH) yang merugikan keuangan negara maka akan dilanjutkan prosesnya namun jika tidak maka akan dihentikan.

“Ini masih bersifat umum dan baru klarifikasi. Jadi kami belum bisa jelaskan lebih banyak,” tambahnya.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here