Home Kota Kupang Curi Sepeda Motor, Oknum Mahasiswa Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Curi Sepeda Motor, Oknum Mahasiswa Ini Terancam 5 Tahun Penjara

409
0
SHARE
Kupang, kriminal.co – Polsek Kelapa Lima melalui Tim Buru Sergap (Buser) berhasil membekuk pelaku pencurian sepeda motor (SPM), Senin (29/10).

AG (23) merupakan salah satu mahasiswa di perguruan tinggi di Kupang dan tinggal di Kelurahan Bakunase. Pelaku ditangkap di depan Hotel Sylvia Naikoten I.

Dalam penangkapan tersebut, Polsek Kelapa Lima juga dibantu pihak Polsek Alak dan Subdit Jatanras Polda NTT.

Penangkapan pelaku curanmor tersebut, terkait laporan pencurian sepeda motor dengan korban bernama Yunus Mardian Ndoke yang mengaku sepeda motornya merek Honda jenis Beat warna merah hilang di parkiran kampus Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Jumat (26/10).

Tersangka AG saat diperiksa, mengaku sudah melakukan pencurian 4 unit sepeda motor di lokasi kampus UKAW dan Undana.

Kapolsek Kelapa Lima AKP Didik Kurnianto dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (1/11), mengatakan, di kampus UKAW, tersangka mengaku pernah mencuri sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam pada bulan Mei 2018, kemudian Yamaha Vixion warna merah di bulan April 2018. Kedua sepeda motor hasil curian ini sudah dijual ke luar pulau.

Sedangkan di kampus Undana, pada bulan Maret 2018 pelaku mencuri sepeda motor Yamaha Vixion dan sudah dijual di luar pulau, dan sekira dua minggu yang lalu, pelaku mencuri lagi sepeda motor Honda Beat warna hitam.

“Pengeledahan dilakukan bersama Polsek Oebobo di rumah pelaku dan ditemukan berbagai spare part motor berbagai jenis, dan tidak menutup kemungkinan hasil curian yang lain, belum diakui oleh tersangka,” kata Kurnianto.

Mantan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, melanjutkan, sesuai pengakuan tersangka, sepeda motor Honda Beat dicuri dalam keadaan kunci kontak masih tergantung di motor, dan dia menyambung kabel kontak saat mencuri motor Yamaha Vixion.

Kurnianto juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak meninggalkan kunci kontak di kendaraan, dan mengunci setir saat motor ditinggalkan.

Atas perbuatannya itu, tersangka AG dijerat dengan Pasal 362 tentang Pencurian dengan ancaman hukum 5 tahun penjara.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here