Home Kota Kupang Diduga, Ada Oknum Hendak Gagalkan Penuntasan Kasus Bank NTT

Diduga, Ada Oknum Hendak Gagalkan Penuntasan Kasus Bank NTT

117
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Bocornya dokumen rahasia Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) terkait kasus dugaan korupsi pembelian medium term note (MTN) oleh Bank NTT senilai Rp. 50 miliar, berdampak pada lambannya penuntasan kasus tersebut.

Hal ini menunjukan bahwa adanya dugaan internal pada Kejati NTT hendak menggagalkan penuntasan kasus dugaan korupsi senilai Rp. 50 miliar.

Melihat kondisi itu, Lasarus Jehamat kepada wartawan, Kamis (25/08/2022) menegaskan bahwa bocornya dokumen institusi Kejaksaan kepada pihak lain merupakan kesalahan fatal yang dilakukan oleh bidang Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT dibawah kendali Kepala Seksi Penyidikan (Kasi Dik), Salesius Guntur.

Pasalnya, kata Lasarus, dokumen yang sifatnya rahasia yang hanya boleh diketahui internal Kejati NTT, justru diketahui oleh pihak luar yang bukan dari kalangan institusi Kejati NTT.

“Ini yang saya bilang bahwa kesalahan yang sangat fatal yang dilakukan oleh Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati NTT. Bagaimana mungkin, dokumen institusi bisa bocor ke pihak luar. Ini sangat fatal,” ungkap Lasarus.

Menurutnya, peristiwa bocornya dokumen ini tidak dapat diterima oleh akal sehat. Hal ini juga menunjukan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh kejaksaan guna penuntasan kasus dugaan korupsi pada Bank NTT senilai Rp. 50 miliar.

“Itu berarti ada yang tidak beres di kejaksaan tinggi NTT secara kelembagaan. Agak sulit diterima kalau dokumen rahasia seperti itu bocor. Dua hal yang harus diperhatikan di situ. Pertama, kasus kebocoran dokumen, dan kedua, soal kelambanan penanganan kasus bank ntt,” terang Lasarus.

Untuk itu, secara tegas meminta kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Hutama Wisnu, S. H, M. H, agar memerintahkan bagian pengawasan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap bidang pidsus Kejati NTT.

“Justru itu. Pengawas internal harus segera melakukan pemeriksaan ke oknum yang bertanggung jawab menurut saya,” katanya.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here