Home Kota Kupang Divonis Rendah, Jaksa Nyatakan Banding Kasus Irigasi TTU

Divonis Rendah, Jaksa Nyatakan Banding Kasus Irigasi TTU

203
0
SHARE

Foto : Kasi Intel Kejari TTU, Hendrik Tiip, S. H

TTU, Kriminal.co – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menyatakan banding atas kasus dugaan korupsi peningkatan jaringan irigasi Tahun 2015 lalu di Kabupaten TTU.

Kajari Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H yang dikonfirmasi melalui Kasi Intel Kejari Kabupaten TTU, Hendrik Tiip, S. H, Rabu (07/12/2022) menegaskan bahwa JPU Kejari Kabupaten TTU telah menyatakan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang dalam kasus dugaan korupsi peningkatan jaringan irigasi di Kabupaten TTU.

Menurut Hendrik, JPU Kejari Kabupaten TTU menyatakan banding atas kasus itu karena putusan majelis hakim terhadap ketiga terdakwa diantaranya Pius W. Laka, Manurung Sinaga dan Dominikus Mene Bano sangatlah rendah.

“Penuntut umum Kejari Timor Tengah Utara sudah nyatakan banding atas kasus irigasi di TTU. Jpu nyatakan banding karena putusannya jauh dari harapan atau sangatlah rendah atau dibawah 2/3 dari tuntutan jaksa,” terang Hendrik.

Dijelaskan Hendrik, dalam kasus ini tiga terdakwa dituntut oleh jaksa penuntut umum masing – masing selama enam (6) tahun penjara namun divonis bersalah oleh majelis hakim hanya selama dua (2) tahun penjara.

Selain itu, lanjut Hendrik, uang pengganti untuk terdakwa Manurung Sinaga juga sangatlah rendah dimana untuk terdakwa dituntut untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 1. 107. 180.042,00 namun ketika vonis hakim dijatuhkan terdakwa hanya diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 162.728.309.

“Kami sudah nyatakan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Kupang sejak beberapa waktu lalu. Kini, penuntut umum persiapkan memori bandingnya,” ujarnya.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here