Home Flores DPO Kasus Korupsi, Yohanes Garu Maran Ditangkap Kejagung RI

DPO Kasus Korupsi, Yohanes Garu Maran Ditangkap Kejagung RI

614
0
SHARE

Jakarta, Kriminal.co – Tim intelejen Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI), berhasil meringkus Yohanes Garu Maran selaku Direktur PT. Mitra Timur Raya Tama terpidana korupsi program bantuan selisih harga benih ikan (BSHBI) Tahun 2007 lalu.

Yohanes Garu Maran merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lembata. Terpidana diringkus tim intelejen Kejagung RI di Penajringan, Jakarta Utara, sekitar pukul 13 : 15 wita.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H kepada wartawan membenarkan adanya penangkapan terhadap Yohanes Garu Maran.

Dijelaskan Abdul, Yohanes Garu Maran merupakan terpidana dalam kasus korupsi program bantuan selisih harga benih ikan (BSHBI) Tahun 2007 lalu.

“Iya benar. Ada penangkapan DPO yang merupakan terpidana korupsi di Jakarta oleh tim intelejen Kejaksaan Agung (Kejagung) RI,” ungkap Abdul.

Menurut Abdul, berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor: 1697 K/PID.SUS/2011 tanggal 14 Desember 2011, terpidana Yohanes Ganu Maran, S.Pi dijatuhi hukuman pidana penjara selama satu (1) tahun dan enam (6) bulan. Dan membayar denda sebesar Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan. Terpidana juga dihukum untuk membayar uang pengganti sebesar Rp. 276.628.000 (dua ratus tujuh puluh enam juta enam ratus dua puluh delapan ribu rupiah),

Ditambahkan Abdul, akibat perbuatab terpidana dalam kasus Tindak Pidana Korupsi Program Bantuan Selisih Harga Benih Ikan (BSHBI) dan Rumput Laut pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lembata Tahun Anggaran 2007, negara mengalami kerugian keuangan sebesar Rp. 2.060.801.000,- (dua milyar enam puluh juta delapan ratus satu ribu rupiah).

Ditegaskan Abdul juga, apabila terpidana tidak dapat membayar uang pengganti tersebut, maka harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut tetapi dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana dengan pidana penjara selama 9 (sembilan) bulan.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here