Home Kota Kupang Dua Terdakwa Kasus Walikota Cup Dituntut Dua Tahun Penjara

Dua Terdakwa Kasus Walikota Cup Dituntut Dua Tahun Penjara

241
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi Wali Kota Cup tahun 2017 dengan agenda tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Kota Kupang kepada para terdakwa, Selasa (31/05/2022).

Sidang kali ini, beragendakan pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang, Rumata, S. H dipimpin ketua majelis hakim, Teddy Windiartono. Terdakwa Yusuf Hau Radja dan Deasy Mariani Adi Putri didampingi kuasa hukumnya, Lesly Lay Anderson dan Tommy Jacob.

Dalam amar tuntutannya, JPU menegaskan bahwa kedua terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana pidana korupsi dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan merugikan keuangan negara.

Untuk itu, kedua terdakwa masing – masing dituntut selama dua (2) tahun penjara. Dan, kedua terdakwa diwajibkan untuk membayar denda masing – masing sebesar Rp. 50. 000. 000 subsidair tiga (3) bulan kurungan.

“Kedua terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Untuk itu, keduanya dituntut masing – masing pidana penjara selama dua (2) tahun dan membayar denda masing – masing sebesar Rp. 50 juta subsidair tiga (3) bulan kurungan,” kata JPU Kejari Kota Kupang, Rumata.

Menurut JPU, perbuatan kedua terdakwa telah diatur dan diancam dalam pasal 3 ayat (1) Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Lesly Anderson Lay selaku kuasa hukum terdakwa dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan pembelaan (pledoi) guna menanggapi tuntutan yang dibacakan oleh JPU Kejari Kota Kupang kepada kedua terdakwa.

Usai menyatakan hal tersebut, ketua majelis hakim, Teddy Windiartono yang memimpin jalannya persidangan menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi (nota pembelaan) kedua terdakwa.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here