Home Kabupaten Kupang Geledah Kantor BPKAD, Jaksa Kantongi TSK Kasus PDAM Kabupaten Kupang

Geledah Kantor BPKAD, Jaksa Kantongi TSK Kasus PDAM Kabupaten Kupang

672
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi dana hibah Pemda Kabupaten Kupang kepada PDAM Tirta Lontar senilai Rp. 6, 5 miliar.

Kaki ini, tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Kupang menggeledah kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kupang di Jalan Timor Raya kilometer 36, Oelamasi, Kabupaten Kupang, Kamis (31/03/2022) siang.

Penggeledahan di Kantor BPKAD Kabupaten Kupang dipimpin Plh. Kasi Pidsus, Shelter Wairata, SH., Kasi Barang Bukti, Arief Wahyudi, SH., Kasi Datun, Agustina Dekoenan, SH.,MH., dan jaksa fungsional lainnya. Langkah ini dilakukan jaksa terkait penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di PDAM Kabupaten Kupang tahun 2015 dan 2016.

Saat tim datang, Kepala BPKAD Kabupaten Kupang, Risma Salean dan sejumlah pejabat tidak berada di kantor karena sedang melakukan kegiatan di Hotel Silvia Kota Kupang. Tim menggeledah ruangan Bidang Anggaran di lantai 2, ruangan Bidang Perbendaharaan di lantai 1, disaksikan sejumlah staf. Tim memeriksa sejumlah dokumen dan membuka file di tiga unit komputer.

Tim penyidik juga menyita puluhan dokumen terkait perkara penyertaan modal ke PDAM Kabupaten Kupang tahun anggaran 2015-2016 yang sedang ditangani.

Tim penyidik Pidsus Kejari Kabupaten Kupang sebelumnya menyita barang bukti uang tunai dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di PDAM Kabupaten Kupang.

Sedangkan pada, Selasa (29/03/2022) lalu, penyidik menyita barang bukti uang tunai senilai Rp 22. 421. 000 yang merupakan fee pinjam bendera perusahaan CV Sains Group Consultan oleh Yunias Laiskodat pada pelaksanaan survey dan perencanaan proyek di PDAM tahun 2015 dan 2016 yang dananya bersumber dari Dana Penyertaan Modal Daerah Pemerintah Kabupaten Kupang kepada PDAM Kabupaten Kupang.

Kajari Kabupaten Kupang, Ridwan S. Angsar, S. H, M. H yang dikonfirmasi melalui Plh. Kasi Pidsus, Shelter Weirata mengatakan, sesuai kesepakatan Yunias Laiskodat dengan Ignatius Dapa selaku Direktur CV Sains Group, biaya pinjam bendera sebesar 5 persen setelah dipotong pajak dari nilai proyek jasa konsultan tahun 2015 dan 2016.

Namun tidak seluruh perbuatan Yunias Laiskodat menggunakan perusahaan orang lain diizinkan pemiliknya.
Untuk CV Sains Group, Yunias Laiskodat hanya diberi izin menggunakan pada tahun 2015, tetapi tahun 2016 digunakan tanpa izin direktur CV Sains Group. Sedangkan CV El Emunah digunakan Yunias tanpa izin dan sepengetahuan pemilik perusahaan tersebut.

“Atas pinjam bendera tersebut Direktur CV Sains Group mendapatkan fee sebesar Rp 30 juta,” beber Shelter.

Menurut Shelter, telah diakui oleh Yunias, bahwa selama proses pekerjaan dia selalu berkonsultasi dengan Tris Talahatu, dan setiap turun lapangan pun bersama dengan Tris Talahatu, hingga proses penagihan pembayaran atas nama konsultan perencana maupun dan pengawasan, Yunias tidak pernah ditegur oleh PPK Tris Talahatu maupun PPK Anik Nurhayati, sehingga bagi Yunias pinjam bendera bukanlah hal yang dilarang.

Selain itu, lanjut Shelter, diakui juga oleh Yunias bahwa dalam proses perencanaan seluruh tenaga ahli yang ada dalam kontrak Tahun 2015 atau 2016 hanyalah digunakan nama mereka, sedangkan tim ahli yang kerja adalah ahli yang didatangkan oleh Yunias dari Makassar.

“Oleh karena itu penyidik sudah mengantongi nama-nama orang yang terlibat dalam proses perencanaan yang dapat dikatakan bondong tersebut, dan penyidik akan memanggil para ahli tersebut,” kata Shelter.

Perkara dugaan tindak pidana korupsi dana penyertaan modal dari Pemkab Kupang ke PDAM Kabupaten Kupang senilai Rp 6,5 miliar pada tahun anggaran 2015-2016 telah mengerucut pada calon tersangka.

“Tim penyidik Pidsus Kejari Kabupaten Kupang saat ini telah mengantongi calon tersangka pasca melakukan ekpose perkara di BPKP Perwakilan NTT, Jumat (26/3/2022),” terang Shelter.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here