Home Kota Kupang Hakim Diminta Miskinkan ASN Yang Terlibat Korupsi

Hakim Diminta Miskinkan ASN Yang Terlibat Korupsi

272
0
SHARE

Foto : illustrasi Palu Hakim

Kupang, Kriminal.co – Saat ini di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kasus korupsi merajalela. Dimana, dalam kasus korupsi yang banyak disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, banyak melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini, tidak bisa dipungkiri bahwa kasus korupsi telah mengakar pada lingkup Pemerintah Kota, Pemerintah Kabupaten maupun provinsi. Hal ini terbukti banyaknya ASN yang berstatus pejabat menjadi tersangka kasus korupsi.

Melihat fakta yang terjadi ini, Dosen Fisip Undana Kupang, Lasarus Jehamat mulai angkat bicara terkait banyaknya ASN yang terlibat dalam kasus korupsi di NTT.

Lasarus kepada wartawan, Kamis (17/02/2022) menegaskan ASN yang terlibat dalam kasus korupsi di NTT wajib hukumnya dimiskinkan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

Menurutnya, hal itu harus dilakukan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang dikarenakan bahwa ASN tergolong orang – orang yang memiliki inhelektual dan masuk dalam kaum cerdik.

“Proses memiskinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terjerat korupsi harus dilakukan oleh hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang. Karena mereka – mereka itu tergolong orang – orang pintar dan cerdik,” tegas Lasarus.

Sebenarnya, kata Lasarus, ada dua syarat yang harus dilakukan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang yakni konsistensi hukuman dan hukuman yang diberikan sesuai kerugian keuangan negara.

Bahkan, lanjut Lasarus, hakim Pengadilan Tipikor Kupang harus memiskinkan para korupsi yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) diwilayah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Harus dimiskinkan dan harus diberikan hukuman yang seberat – beratnya kepada ASN yang terlibat korupsi, karena mereka ini orang – orang yang paham aturan,” tambah Lasarus.

Untuk itu, katanya, kembali pada hati nurani para majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang yang harus diasa terus menerus.

“Yang korupsi inikan kaum cerdik dan pandai. Ada semacam kekerdilan etika dan moral disana. Hakim mesti tegas memberikan hukuman kepada setiap ASN yang terlibat korupsi. Kerangkanya, tidak memperlunak hukuman tetapi harus diperberat,” tutup Lasarus.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here