Home Flores Hari Ini Jaksa Eksekusi Mantan Bupati Manggarai Barat, Agus Dula

Hari Ini Jaksa Eksekusi Mantan Bupati Manggarai Barat, Agus Dula

247
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Setelah mengantongi putusan Kasasi Mahkama Agung (MA) RI, jaksa eksekutor pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) bakal melaksanakan eksekusi terhadap mantan Bupati Mabar, Agustinus CH. Dula.

Agustinus CH. Dula merupakan terdakwa dalam kasus korupsi asset negara berupa tanah seluas 30 Ha di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) senilai Rp. 1, 3 triliun.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT, Hendrik Tiip, S. H dan Herry C. Franklin, S. H, M. H yang bertindak sebagai jaksa Eksekutor pada Kejati NTT akan melaksanakan eksekusi itu berdasarkan surat perintah pelaksanaan putusan pengadilan Nomor : Print – 136/N. 3. 24/Fu. 1/03/2022.

Hendrik Tiip, S. H kepada wartawan, Jumat (04/03/2022) menegaskan bahwa hari ini dirinya dan Herry C. Franklìn yang bertindak sebagai jaksa eksekutor bakal melakukan eksekusi terhadap mantan Bupati Mabar, Agustinus CH. Dula.

Dijelaskan Hendrik, mantan Bupati Mabar, Agustinus CH. Dula dieksekusi berdasarkan putusan Mahkama Agung (MA) RI dimana Aguatinus CH. Dula divonis selama sembilan (9) tahun penjara.

Selain pidana badan selama 9 tahun, kata Hendrik, terdakwa juga diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 600 juta subsidair tiga (3) bulan kurungan.

“Sesuai putusan Mahkama Agung (MA) RI, terdakwa bakal menjalani putusan Pengadilan Tinggi (PT) Kupang. Dimana, terdakwa divonis selama 9 tahun penjara, denda Rp. 600 juta subsidair 3 bulan kurungan,” jelas Hendrik.

“Sedangkan uang pengganti (UP) kerugian keuangan negara tidak dibebankan kepada terdakwa Agustinus CH. Dula selaku mantan Bupati Manggarai Barat,” tambah Hendrik.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya terdakwa Agustinus CH. Dula dituntut selama lima belas (15) tahun penjara dan denda sebesar Rp. 1 miliar subsidair enam (6) bulan kurungan. Dalm kasus ini terdakwa tidak dikenakan uang pengganti kerugian keuangan negara.

Perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 Undang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here