Home Kota Kupang Hendak Dieksekusi Jaksa, Terpidana Korupsi Langsung Sakit

Hendak Dieksekusi Jaksa, Terpidana Korupsi Langsung Sakit

982
0
SHARE

Kupang,   Kriminal.co – Jumat (13/4) Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang, gagal mengeksekusi Anny Kapioru.

Anny Kapioru merupakan terpidana korupsi pelaksanaan pembangunan jembatan Nuataus di Desa Nuataus Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupanh pada Dinas Nakertrans NTT tahun 2005 dan 2006.
“Kami jaksa penuntut umum Kejari Kota Kupang, belum sempat eksekusi terpidana karena terpidana sakit setelah diperiksa oleh dokter,” kata Kajari Kota Kupang, Winarno melalui Kasi Pidsus Kejari Kota Kupang, Fredix Bere, Jumat (13/4).
Dalam kasus itu, lanjut Fredix, berdasarkan putusan kasasi Mahkama Agung (MA) Nomor :110K/Pid.sus/2014/tanggal 22 Mei 2014, terpidana dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sehingga divonis selama 1, 6 tahun penjara, denda Rp 50 juta subsidair 2 bulan kurungan.
Menurut mantan Kasi Intel Kejari Kabupaten Sumba Timur ini, terpidana gagal dieksekusi JPU Kejari Kota Kupang karena mengalami tekanan darah tinggi berdasarkan hasil pemeriksaan dokter.
Berdasarkan hasil tersebut, tambah Fredix, dokter menganjurkan agar terpidana beristirahat hingga Senin (23/4) mendatang.
“Dokter anjurkan agar istirahat sampai pekan depan. Setelah senin panggil lagi untuk periksa kalau sehat kami langsung eksekusi terpidana ke Rutan Kelas IIB Kupang,”tegas Fredix.
Dalam kasus itu, tambah Fredix, negara mengalami kerugian hingga Rp. 77.978.814,15 akibat perbuatan terpidana Anny Kapioru.
“Setiap kali jaksa penuntut umum Kejari Kota Kupang mau eksekusi terpidana selalu beralasan sakit terus tapi jika nanti, Senin (23/4) mendatang sudah sehat kami tetap eksekusi,”tambah Fredix.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here