Home Kota Kupang Jadi Tersangka Kasus Rp. 6, 5 Miliar, David Lape Rihi Ditahan Jaksa

Jadi Tersangka Kasus Rp. 6, 5 Miliar, David Lape Rihi Ditahan Jaksa

392
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang, menetapkan dan menahan David Lape Rihi, Rabu (27/04/2022).

David Lape Rihi ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang ke PDAM Kabupaten Kupang senilai Rp 6,5 miliar pada tahun anggaran 2015-2016.

Sebelumnya, penyidik Pidsus Kejari Kabupaten Kupang telah menahan tersangka Yunias Laiskodat yang berperan selaku konsultan perencana dan pengawas.
Terpantau, David Lape Rihi selaku kontraktor pelaksana dalam proyek di PDAM Kabupaten Kupang ditahan setelah menjalani pemeriksaan di ruang Pidsus Kejari Kabupaten Kupang.

Kajari Kabupaten Kupang, Ridwan Sujana Angsar, S. H, M. H yang dikonfirmasi melalui Plt Kasi Pidsus, Shelter Wairata, Rabu (27/04/2022) menegaskan bahwa David Lape Rihi ditetapkan dan ditahan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang ke PDAM Kabupaten Kupang senilai Rp 6,5 miliar pada tahun anggaran 2015-2016.

“Tersangka David Lape Rihi kita tahan di Rutan Polres Kupang untuk 20 hari kedepan, dan dapat diperpanjang maksimal 40 hari. Penyidik juga sudah menjadwalkan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka. Intinya pemeriksaan tersangka akan terus berlanjut hingga penyidikan rampung,” jelas Shelter.

Shelter menambahkan, penahanan terhadap tersangka dilakukan untuk memperlancar proses penyidikan yang sedang dilakukan, karena dikuatirkan tersangka dapat melarikan diri, merusak dan menghilangkan barang bukti, atau dikuatirkan akan mengulangi tindak pidana.

Selain itu, menurut Shelter, dalam pemeriksaan tambahan terhadap David Lape Rihi, penyidik akan mendalami keterangan tersangka terkait perannya dalam pengelolaan dana penyertaan modal ke PDAM Kabupaten Kupang tahun 2015 dan 2016.

Menurut Shelter, David Lape Rihi dalam pemeriksaan telah mengakui bahwa dirinya meminjam bendera/perusahaan untuk mengikuti tender paket pekerjaan di PDAM Kabupaten Kupang pada tahun 2015 dan 2016. Bendera perusahaan yang dipinjam adalah PT Annisa Prima Lestari dan CV Cempaka Indah.

“Dan mulai pelelangan, pelaksanaan pekerjaan hingga penagihan pembayaran dan menerima uang, dialah (David Lape Rihi) yang selalu hadir, walaupun para PPK setiap tahun anggaran dan Direktur PDAM mengetahui David Lape Rihi bukan orang yang berkontrak atau orang yang bukan sebagai pemilik perusahaan, namun selalu dilayani pembayaran, dan pembayaran dilakukan secara tunai/cash di ruang Direktur PDAM,” jelas Shelter.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here