Home Kota Kupang Jaksa Bakal Panggil Kasatker PJN Wilayah II Soal Jalan Sabuk Merah

Jaksa Bakal Panggil Kasatker PJN Wilayah II Soal Jalan Sabuk Merah

82
0
SHARE

Foto : Abdul Hakim, S. H

Kupang, Kriminal.co – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), bakal memanggil dan memeriksa Kasatker PJN Wilayah II, David Samosir.

Pemanggilan itu terkait adanya dugaan korupsi proyek pekerjaan jalan Sabuk Merah perbatasan antara Belu – RDTL senilai Rp. 120 miliar.

Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H yang dikonfirmasi wartawan melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H, Sabtu (08/10/2022) mengatakan bahwa Pulbaket oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT sementara dilakukan.

Dijelaskan Abdul, selain Pulbaket yang dilakukan oleh penyidik Tpidsus Kejati NTT, penyidik juga bakal menjadwalkan pemeriksaan sebagai bentuk klarifikasi terhadap sejumlah oknum yang memiliki peran penting dalam proyek itu.

“Pengumpulan bahan dan keterangan sementara dilakukan oleh penyidik. Selain itu, penyidik juga bakal memanggil sejumlah pihak yang memiliki peran penting dalam proyek itu seperti Kabalai, PPK, Kasatker PJN Wilayah NTT,” ungkap Abdul.

Ditambahkan Abdul, selain Kabalai, Kasatker PJN Wilayah I dan PPK, penyidik Tpidsus Kejati NTT juga bakal memanggil untuk meminta klarifikasi terhadap Direktur PT. Bahagia Timor Mandiri (BTM) yakni Aciku.

“Selain Kasatker, Kabalai, dan PPK, penyidik juga bakal memanggil Direktur PT. Bahagia Timor Mandiri (BTM) untuk dimintai klarifikasi terkait proyek jalan sabul merah senilai Rp. 120 miliar,” ungkapnya.

Masih menurut Abdul, sebelumnya Kajati NTT, Hutama Wisnu telah menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan terkait kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan jalan Sabuk Merah senilai Rp. 120 miliar.

Siapapun yang terlibat dalam kasus itu, kata dia, akan dimintai pertanggung jawaban atas proyek pekerjaan jalan Sabuk Merah senilai Rp. 120 miliar.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here