Home Kota Kupang Jaksa Diminta Hadirkan Agus Riri Mase, Pemilik Rumpu Rampe Mangkir Dari Panggilan

Jaksa Diminta Hadirkan Agus Riri Mase, Pemilik Rumpu Rampe Mangkir Dari Panggilan

1950
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, Agus Riri Mase sebelumnya tidak menghadiri panggilan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang untuk hadir sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

Agus Riri Mase sebelumnya dipanggil untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi Walikota Cup Tahun 2017 lalu senilai Rp. 750 juta yang menjerat dua orang terdakwa yakni Yusuf Hau Radja dan Deasy Mariani Adi Putri.

Lesly Anderson Lay, S. H selaku kuasa hukum terdakwa Desy Mariani Adi Putri kepada wartawan, Minggu (13/03/2022) menegaskan bahwa dirinya telah meminta melalui majelis hakim untuk menghadirkan Agus Riri Mase di Pengadilan Tipikor Kupang.

Dijelaskan Lesly, dirinya telah meminta kepada majelis hakim dalam persidangan kasus tersebut yang digelar pada Kamis (10/03/2022) lalu yang beragendakan pemeriksaan saksi – saksi.

“Saya sudah minta melalui majelis hakim untuk menghadirkan Agus Riri Mase dalam persidangan karena keterangannya sangatlah penting,” kata Lesly.

Ditambahkan Lesly, Agus Riri Mase wajib hukumnya memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Kupang karena keterangan saksi CV. Utama Konstruksi mengaku bahwa uang senilai Rp. 130 juta diterima oleh Agus Riri Mase.

“Agus Riri Mase harus hadir untuk berikan keterangan. Karena sesuai fakta sidang, ia (Agus Riri Mase) disebut menerima uang senilai Rp. 130 juta. Itu berdasarkan keterangan Dirut CV. Utama Konstruksi,” ungkap Lesly.

Sebelumnya, Agus Riri Mase yang dikonfirmasi mengaku bahwa dirinya tidak bisa hadir untuk memberikan keterangan sebagai saksi karena sedang bertugas diluar daerah.

Dijelaskannya, terkait ketidak hadirannya itu telah disampaikan secara resmi kepada jaksa penuntut umum Kejari Kota Kupang melalui surat resmi.

“Saya sudah sampaikan surat secara resmi kepada jaksa penuntut umum Kejari Kota Kupang bahwa saya sedang bertugas keluar daerah,” jelas Agus.

Salah satu saksi penting lainnya yakni Rafael Herman Putra mangkir dari panggilan jaksa penuntut umum Kejari Kota Kupang.

Rafael Herman Putra merupakan pemilik Rumpu Rampe yang seharusnya hadir dalam persidangan pada Kamis (10/03/2022) untuk memberikan keterangan namun tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Rafael Herman Putra selaku pemilik Rumpu Rampe diduga kuat turut mengerjakan salah satu item dalam kegiatan Walikota Cup Tahun 2017 senilai Rp. 750 juta. Kuat dugaan Rafael Herman Putra mengerjakan item soal pengadaan makan minum menggunakan perusahaan Gerardiana Nunuhitu.

Berdasarkan pengakuan Gerardiana Nunuhitu di Pengadilan Tipikor Kupang saat menjadi saksi, dirinya menandatangani bukti pembayaran makan minum senilai Rp. 132 juta namun secara nyata dirinya tidak menerima uang tersebut.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here