Home Kota Kupang Jampidum Kabulkan Permohonan RJ Kejari Kabupaten TTU

Jampidum Kabulkan Permohonan RJ Kejari Kabupaten TTU

64
0
SHARE

TTU, Kriminal.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), kembali menggelar ekspose permohonan Restorative Justice (RJ) dalam kasus tindak pidana umum dengan tersangka Oktovianus Windo Hartun yang disangkakan melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP, Kamis (10/11/2022).

Dalam kasus ini tersangka Oktovianus Windo Hartun alias Hartun diduga melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan melakukan tindak pidana terhadap korban Adrianus Lalian alias Jecky.

Dalam ekspose RJ yang digelar secara virtual ini dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H yang didampingi Achmad Fauzi, S.H, selaku Kepala Seksi Tindak Pidana Umum dan Muhamad Mahrus Setia Wijaksana, S.H., M.H selaku Jaksa Fasilitator.

Kajari Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H melalui Kasi Intel Kejari Kabupaten TTU, Hendrik Tiip, S. H, Jumat (11/11/2022) mengatakan bahwa ekspose RJ ini dilakukan untuk perkara dengan tersangka Oktovianua Windo Hartun.

Dalam kasus ini, kata dia, tersangka Otovianus Windo Hartun diduga melakukan tindak pidana dengan melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan korban Adrianus Lalian alias Jecky.

Dijelaskan Hendrik, pelaksanaan ekspose Permohonan Restorative Justice (RJ) tersebut dilaksanakan secara virtual yang dipimpin oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Dr. Fadil Zumhana, S.H.,M.H., Direktur Orang dan Harta Benda pada Jaksa Agung Muda Pidana Umum ibu Agnes Triani, S.H., M.H., para Kasubdit pada Direktorat Orang dan Harta Benda pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, serta Bapak Agus Sahat S.T. Lumban Gaol, S.H., M.H. selaku Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Asisten Bidang Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Bapak Muhammad Ikhsan, S.H., M.H., dan para Kasi pada Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Hendrik, pelaksanaan ekspose Restorative Justice (RJ) sebagai tindak lanjut atas upaya perdamaian yang dilaksanakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H pada hari Kamis tanggal 03 November 2022 lalu, yang dihadiri oleh pelaku Oktovianus Windo Hartun, saksi korban Adrianus Lalian alias Jecky, tokoh masyarakat Desa Bisafe, penyidik, dan Penasihat Hukum.

“Bahwa dalam ekspose tersebut Kepala Kejaksaan Negeri TTU telah memaparkan upaya perdamaian dengan melampirkan foto dokumentasi proses upaya perdamaian, kwitansi biaya pengobatan terhadap saksi korban, dan faktor-faktor lainnya yang mendukung ekspose Permohonan Restorative Justice (RJ),” kata Kasi Intel.

Terhadap ekspose Permohonan Restorative Justice (RJ) tersebut, katanya, disetujui oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dengan catatan agar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten TTU melengkapi proses administrasi Permohonan Restorative Justice (RJ) melalui Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Hutama Wisnu, S. H, M. H untuk mendapatkan Penetapan Restorative Justice (RJ) dalam perkara atas nama tersangka Oktovianus Windo Hartun alias Okto.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here