Home Kota Kupang Jelang HBA, Kejati NTT Diminta Hindari Opini Buruk Soal Lambannya Kasus MTN

Jelang HBA, Kejati NTT Diminta Hindari Opini Buruk Soal Lambannya Kasus MTN

238
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Kasus dugaan korupsi pembelian Medium Term Note (MTN) senilai Rp. 50 miliar, masih menjadi teka – teki bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya, kasus dugaan korupsi tersebut telah “beranak cucu” ditangan penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT). Masyarakat NTT membutuhkan kepastian hukum dalam kasus ini terkait Bank tercinta masyarakat NTT.

Mengenai lambannya dan belum adanya kepastian hukum dalam kasus dugaan korupsi MTN senilai Rp. 50 di Bank NTT dari PT. SNP Finance, Dosen Fisip Undana Kupang, Lasarus Jehamat angkat bicara.

Lasarus Jehamat kepada wartawan, Minggu (17/07/2022) meminta kepada penyidik Kejati NTT untuk memberikan kepastian hukum dalam penanganan kasus dugaan korupsi bernilai Rp. 50 miliar.

Menurut Lasarus, masyarakat NTT sangat membutuhkan kepastian hukum terhadap Bank tercinta milik masyarakat NTT ini. “Yang jelas bahwa harus ada kepastian hukum dari penyidik terkait kasus MTN ini,” kata Lasarus.

Mengenai BPK menjadi ahli dalam kasus ini, kata Lasarus, terkait dengan kerugian yang dialami oleh Bank NTT, merupakan kewenangan dari BPK. Namun, soal pelanggaran hukum dalam kasus itu merupakan kewenangan mutlak Kejati NTT.

“Nah. Jika demikian, bola sekarang berada di tangan Kajati NTT, Hutama Wisnu, seperti apa kasus ini, sangat tergantung pada kemauan teman-teman di Kejatu NTT dalam menyelesaikan kasus Bank NTT,” kata Lasarus.

Menurut Lasarus, seharusnya kepastian hukum kasus ini harus dipastikan menjelang Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) pada tanggal 22 Juli 2022 mendatang. Agar, Kejati NTT tidak mendapatkan opini buruk dalam penanganan kasus dugaan korupsi senilai Rp. 50 miliar.

“Jika tidak ingin adanya opini buruk menjelang HBA tanggal 22 Juli 2022 mendatang, maka harus ada kepastian hukum dalam kasus Bank NTT,” ujar Lasarus.

“Saya kira Kajati NTT harus menjelaskan kasus ini. Biar ada kejelasan kasus Bank NTT. Biar tidak berkembang isu liar di kasus ini. Kita semua dukung Kajati NTT seperti juga mendukung sehatnya Bank milik rakyat NTT ini,” tutup Lasarus.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here