Home Kota Kupang Kadis PUPR Kota Kupang Dituntut 4, 6 Tahun Penjara

Kadis PUPR Kota Kupang Dituntut 4, 6 Tahun Penjara

288
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Sidang kasus dugaan tindak pidana pemerasan dengan terdakwa Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kota Kupang, Benyamin H. Ndapamerang, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (01/11/2022).

Sidang yang beragendakan pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum dipimpin ketua majelis hakim, Marlince Sarlota Suek didampingi dua hakim anggota. Terdakwa Kadis PUPR Kota Kupang didampingi kuasa hukumnya serta turut hadir JPU, Nurcholis, S. H, M. H, Herry C. Franklin, S. H, M. H dan Emi Jehamat, S. H.

Dalam amar tuntutannya, JPU menegaskan bahwa terdakwa Benyamin Hengky Ndapamerang selaku Kadis PUPR Kota Kupang terbukti melanggar Pasal 12 huruf e Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Untuk itu, kata JPU, terdakwa Benyamin Hengky Ndapamerang selaku Kepala Dinas PUPR Kota Kupang dituntut dengan pidana penjara selama empat (4) tahun dan enam (6) bulan.

Selain itu, lanjut JPU, terdakwa Benyamin Hengky Ndapamerang selaku Kepala Dinas PUPR Kota Kupang diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 200. 000. 000 subsidair tiga (3) bulan kurungan.

“Terdakwa Benyamin Hengky Ndapamerang melanggar terbukti Pasal 12 huruf e Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubahdan ditambah dengan Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” tegas JPU, Herry C. Franklin.

“Terdakwa Benyamin Hengky Ndapamerang diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 200 juta subsidair tiga (3) bulan kurungan,” tambah JPU, Herry C. Franklin.

Usai membacakan tuntutan untuk terdakwa Kadis PUPR Kota Kupang, Benyamin Hengky Ndapamerang, ketua majelis hakim, Marlince Sarlota Suek menunda persidangan hingga pekan depan 8 November 2022 dengan agenda pembacaan pembelaan oleh terdakwa dan kuasa hukum terdakwa.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here